Angkasa Pura 2

SCI Berharap Pelabuhan Patimban Tak Hanya Melayani Produk Otomotif

DermagaSelasa, 10 Juli 2018
images (29)

JAKARTA (beritatrans.com) – Supply Chain Indonesia (SCI) berharap agar Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, tidak hanya melayani produk-produk otomotif, tetapi juga melayani produk lainnya sesuai kebutuhan industri di wilayah tersebut.

“Lokasi Pelabuhan Pantimban sangat strategis bagi industri di Jawa Barat. Sebagian besar volume ekspor dan impor yang melalui Pelabuhan Tanjung Priok berasal/untuk wilayah itu,” kata Chairman SCI Setijadi melalui keterangan tertulis yang diterima beritatrans.com dan aksi.id di Jakarta, Selasa (10/7/2818).

Setijadi mengatakan, Pelabuhan Patimban berpotensi menjadi pelabuhan alternatif dari Pelabuhan Tanjung Priok, terutama karena masalah aksesibilitas akibat kemacetan di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok. Bahkan, kemacetan juga terjadi di ruas-ruas jalan tol menuju Pelabuhan tersebut, termasuk ruas tol Jakarta-Cikampek.

Analisis data SCI menunjukkan bahwa sekitar 79% volume ekspor dan 84% volume impor dari Pelabuhan Tanjung Priok pada tahun 2016 dari Jawa Barat.

Keberadaan Pelabuhan Patimban berpotensi mengalihkan volume ekspor terutama dari Karawang (29% volume Tanjung Priok), Purwakarta (8%), dan Bandung (6%), serta tidak menutup kemungkinan dari Bekasi (32%).

Potensi volume impor Jawa Barat melalui Tanjung Priok yang berpotensi beralih ke Palabuhan Patimban adalah dari Karawang (36%), Purwakarta (9%), dan Bandung (6%), serta Bekasi (23%).

“Dengan mempertimbangkan volume ekspor-impor yang melalui Pelabuhan Tanjung Priok sekitar 65% volume nasional, maka efisiensi yang bisa diperoleh dengan keberadaan Pelabuhan Patimban berpotensi berdampak positif terhadap peningkatan efisiensi logistik nasional,” kata Setijadi. (aliy)

loading...