Angkasa Pura 2

Speed Boat Terdeteksi Tenggelam di Perairan Pulau Buru, Alhamdulillah Korban Berhasil Dievakuasi

DermagaSelasa, 10 Juli 2018
IMG-20180710-WA0008

IMG_20180710_145922

NAMLEA (BeritaTrans.com) – Kapal cepat (speed boat) Permai II terdeteksi Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) UPP Namlea tenggelam di perairan Pulau Buru, Maluku.

Petugas berhasil mengevakuasi satu korban tenggelamnya kapal cepat itu pagi tadi (10/7/2018).

Kepala UPP kelas II Namlea, Ihsan Tidore menjelaskan bahwa speed boat dengan kapasitas 60 orang, berlayar tanpa Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari Desa Ilath Kecamatan Bual mengangkut 45 orang dengan tiga orang Anak Buah Kapal (ABK).

“Mereka melayari pesisir Bual menuju Namlea. Kapal tidak mengantongi Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan berlayar tidak melalui pelabuhan,” ungkap Ihsan di Namlea.

Sekira setelah dua jam berlayar, kapal tenggelam di perairan dekat Tanjung Kayu Putih, Pulau Buru dan pada saat itu cuaca diketahui dalam kondisi kurang baik.

Kapal diperkirakan tenggelam dan sebagian besar penumpang berhasil berenang ke pinggiran ke sekitar desa Pela namun satu orang penumpang tak berhasil berenang dan akhirnya meninggal dunia.

“Selanjutnya para korban berhasil dievakuasi gabungan petugas KPLP Kantor UPP Namlea dan Tim SAR. Para korban selamat diangkut dengan KM Cantika Lestari 9-C milik PT Dharma Indah dan dibawa ke Pelabuhan Namlea untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Ihsan menyayangkan masih ada pihak-pihak yang tidak mengindahkan keselamatan pelayaran terlebih lagi berlayar tanpa SPB dan berangkat tidak dari pelabuhan resmi.

Dia menegaskan bahwa keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, masing-masing pihak harus menyadari bahwa keselamatan pelayaran dapat terwujud dan dilakukan tanpa kompromi.

“Taati aturan, jangan memaksakan diri berangkat bila cuaca tidak mendukung. Keselamatan pelayaran nomor satu dan tak bisa ditawar, mari utamakan keselamatan pelayaran,” tutup Ihsan. (omy)