Angkasa Pura 2

Paket Kebijakan Lalu Lintas Selama Asian Games 2018 Bukan Hanya Ganjil-Genap

KoridorJumat, 13 Juli 2018
IMG-20180626-WA0026

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mencermati, ada kecenderungan yang terjadi saat ini, kebijakan itu hanya ganjil-genap.

Sementara, BPTJ meluncurkan tiga paket kebijakan sekaligus guna mendukung kelancaran lalin dan keberhasilan pelaksanaan Asian Games  tahun 2018 di Jakarta dan Palembang.

Masyarakat perlu memahami bahwa kebijakan transportasi yang disiapkan Pemerintah guna mendukung Asian Games 2018 di Jakarta tidak hanya ganjil genap.  Masih ada dua kebijakan lainnya yang akan dilaksanakan di Jakarta dan sekitarnya.

“Ada 3 kebijakan yang terkait satu sama lain yaitu pertama Manajemen Rekayasa Lalu-Lintas, kedua Penyediaan Angkutan Umum dan ketiga Pengaturan Lalu-Lintas Angkutan Barang,” jelas  Kepala BPTJ Bambang Prihartono di Jakarta, kemarin.

Perluasan kebijakan ganjil genap itu sendiri menurut Bambang  merupakan bagian dari Kebijakan Manajemen Rekayasa Lalu-lintas. Selengkapnya uraian mengenai paket kebijakan tersebut adalah sebagai berikut :

Pertama : Kebijakan Manajemen Rekayasa Lalu-Lintas  mencakup perluasan kebijakan ganjil genap di jalan arteri DKI Jakarta (sesuai usulan Dishub DKI Jakarta) dari semula hanya di Jl. M.H. Thamrin, Jl. Jenderal Sudirman, Jl. Gatot Subroto, diperluas hingga  Jl. Benyamin Sueb, Jl. Ahmad Yani, Jl. D.I. Panjaitan, Jl. S. Parman, Jl. Rasuna Said, Jl, MT, Haryono dan Jl Metro Pondok Indah.

Kebijakan ganjil genap ini diperuntukkan bagi kendaraan pribadi dan berlaku setiap hari Senin-Minggu pukul 06.00-21.00 WIB.

Selain itu diberlakukan pula kebijakan penutupan pintu tol dan  buka tutup gerbang tol prioritas. Penutupan pintu tol prioritas ini akan diterapkan bervariasi dari pukul 06.00 – 17.00 WIB dan pukul 12.00 – 21.00 setiap harinya.

Penutupan pintu tol diprioritaskan untuk rute Wisma Atlet Kemayoran, Gelora Bung Karno (GBK), Velodrome Rawamangun dan Cibubur. Termasuk pula dalam kebijakan ini adalah penyediaan lajur khusus di jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan pengangkut atlet dan angkutan umum bus.

Kedua : Kebijakan Penyediaan Angkutan Umum ditujukan untuk menunjang mobilitas masyarakat akibat dari kebijakan pengaturan penggunaan kendaraan pribadi serta mendukung kebutuhan penonton dan wisatawan mancanegara yang datang karena penyelenggaraan Asian Games.

Ketiga : Kebijakan Pembatasan Lalu-Lintas Angkutan Barang dilaksanakan dengan memperluas cakupan pembatasan lalu lintas angkutan barang golongan III, IV dan V pada ruas tol tertentu. Saat ini telah berlaku pembatasan lalu lintas angkutan barang pada ruas tol Cawang-Tomang-Pluit dan Tomang-Kembangan.

Kendaraan angkutan barang tidak boleh melintas pada ruas tol tersebut diluar pukul 22.00 – 05.00 WIB. Khusus pada masa penyelenggaraan Asian Games pembatasan lalu lintas angkutan barang akan diperluas ke ruas Tol Cawang – Tj. Priok, ruas Tol Pelabuhan, ruas Tol Cawang – TMII dan ruas Tol Cawang – Cikunir.(helmi)