Angkasa Pura 2

Maskapai Dipersilahkan Tambah Penerbangan untuk Kelancaran Asian Games 2018

Bandara KokpitSelasa, 17 Juli 2018
IMG-20180717-WA0055

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menjelang perhelatan besar Asian Games 18 Agustus -2 September 2018, maskapai dipersilahkan menambah penerbangan dengan mengajukan ke Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Penerbangan tambahan ini diperlukan karena dalam kurun waktu sekitar sebulan penyelenggaraan acara tersebut diperkirakan akan datang lebih dari 25.000 tamu dari 60 negara Asia dan non Asia sebagai pemantau di Jakarta dan Palembang, serta Bandung.

Rincian para tamu negara itu terdiri dari atlit sebanyak 14.882 orang, official 6.000 orang, wartawan 2.000 orang serta para pemantau dan lainnya sekitar 3.000 orang.

“Jumlah ini bisa bertambah besar jika memasukkan para suporter dari masing-masing negara yang akan mendukung atletnya atau sekedar merasakan atmosfer kompetisi di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso di Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Para tamu tersebut diperkirakan mulai datang ke Indonesia 29 Juli hingga kemudian pulang kembali ke negaranya masing-masing pada 4 September 2018 dengan mayoritas menggunakan pesawat udara.

“Transportasi udara dipastikan menjadi transportasi utama untuk kedatangan dan kepulangan delegasi olahraga dari luar negeri tersebut karena sifat transportasi ini mampu menempuh jarak sangat jauh dengan cepat. Selain itu juga digunakan bagi para suporter nasional yang tersebar di seluruh pelosok tanah air. Untuk itu diperlukan penerbangan ekstra baik berjadwal maupun carter agar pergerakan para delegasi dan suporter tersebut lancar, selamat, aman dan nyaman,” paparnya.

Menurut Agus, hal ini termasuk berkah tersendiri bagi bisnis penerbangan nasional dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh maskapai penerbangan Indonesia.

Dia juga meminta para maskapai untuk sesegera mungkin mengkalkulasi bisnis dari ajang ini agar bisa segera mengajukan penerbangan ekstra sehingga prosesnya juga bisa berjalan dengan cepat.

Untuk mendukung penerbangan ekstra ini, Agus juga sudah meminta AirNav untuk mempersiapkan penambahan lalu lintas penerbangan. Juga meminta kepada pengelola bandara-bandara untuk mempersiapkan pelayanannya.

“Kami sudah meminta AirNav untuk mempersiapkan tambahan slot penerbangan dan pengelola bandara untuk mempersiapkan pelayanan di bandara. Dengan demikian pelayanan penerbangan baik di darat maupun di udara bisa terjamin kelancarannya. Serta keselamatannya, keamanan dan kenyamanan penumpang terpenuhi dengan baik,” lanjut Agus.

Ada dua bandara utama yang disiapkan untuk gelaran Asian Games ini. Yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Selain itu juga ada beberapa bandara lain yang disiapkan sebagai pendukung seperti Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Husein Sastranegara Bandung serta beberapa bandara lain.

Inspektur dari Kantor Otoritas Bandar Udara (KOBU) yang mewakili Ditjen Perhubungan Udara di masing-masing bandara tersebut juga sudah melakukan inspeksi untuk memastikan kesiapan operasional dan kapasitas bandara. (omy)