Angkasa Pura 2

BP3 Banyuwangi Lantik 10 Taruna Penerbang Asal Papua Barat dan Maluku Utara

SDMRabu, 18 Juli 2018
FB_IMG_1531874258666

BANYUWANGI (BeritaTrans.com) -Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3) Banyuwangi melantik 10 taruna penerbang baru, Senin (16/7/2018) malam. Mereka adalah taruna asal Papua Barat dan Maluku Utara yang dibiayai dengan APBN setempat.

“BP3 Banyuwangi baru melantik 9 taruna penerbang dari Papua Barat dan 1 taruna dari Maluku Utara. Mereka belajar dengan beasiswa dari daerah atau APBD dan dididik di BP3 Banyuwangi untuk menjadi pilot,” kata Kepala BP3 Banyuwangi Afen Sena, S.SiT, M.Si kepada BeritaTrans.com, Rabu (18/7/2018).

Pelantikan taruna penerbang ini sebagai simbol dari dimulainya pendidikan para taruna tersebut untuk dicetak menjadi pilot handal. Pelantikan digelar di Hanggar Alpha, BP3 Banyuwangi.

Satu persatu, para taruna mendapatkan penyematan wings taruna, oleh Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi, Afen Sena dan para orang tua taruna yang turut hadir pada kesempatan membanggakan ini.

“Ini sebagai tanda mereka mulai menjadi taruna. Selanjutnya mereka akan mendapatkan materi penerbangan dan siap kami cetak menjadi pilot handal,” ujar Afen lagi.

FB_IMG_1531874242323

Penerbang Sayap Tetap

Mereka yang dilantik kemudian akan melakukan pendidikan dan pelatihan penerbang sayap tetap untuk type Single Engine maupun Multi Engine.

Kini BP3 Banyuwangi dikengkapi puluhan pesawat latih serta didukung SDM instruktur penerbang yang profesional. Flying school di Bandara Belimbingsari ini terus mengoptimalkan pendidikan calon pilot muda yang andal dan siap bersaing di era global.

” Para taruna tersebut nanti akan menempuh stage ground school PPL selama 232 jam, símulator IR selama 10 jam, flight training selama 45 jam. CPL Ground selama 224 jam, Simulator 30 jam dan flight training 95 jam. Sementara untuk IR, Ground selama 72 jam, Simulator 20 jam dan flight training sebanyak 20 jam. Plus Multi Engine sebanyak 15 jam terbang,” tegas Afen.(helmi)