Angkasa Pura 2

DAMRI Layani Masyarakat Kaltara di Tiga Trayek dengan Bus AC

KoridorKamis, 19 Juli 2018
IMG-20180718-WA0022

JAKARTA (BeritaTrans.com) -  Layanan bus Perum DAMRI bukan hanya di kota besar atau di pulau  Jawa tapi juga daerah lain di Tanah Air. Ini menjadi bagian pengabdian BUMN sebagai kepanjangan tangan pemerintah di daerah pinggiran.

“BUMN transportasi darat itu sudah melayani daerah perbatasan dan terpencil, seperti Kalimantan Utara (Kaltara) misalnya,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Usai mencoba keandalan angkutan perbatasan dari DAMRI di Kaltara itu, Djoko menceritakan. “Saat ini ada sedikirnya tiga trayek DAMRI di Kaltara,” kata dia.

Dikatakan, di Kaltara ada 3 rute bus  DAMRI yang sudah eksis melayani masyarakat. Trayek tersebut adalah Tanjung. Selor – Malinau (197 km).

Bus Damri Tanjung Selor – Malinau dengan tarif  Rp130 ribu/ orang. Bus berangkat tiap hari jam 09.00, dan tiba jam 15.00  atau perjalanan selama 6 jam,” jelas Djoko.

Kedua, trayek Tanjung Selor – Berau (101 km) dengan  2,5 jam tarifnya Rp 50 ribu. Dan ketiga, trayek Malinau – Mansalong Salang (121 km), dengan tarif Rp150 ribu/ orang.  Bus berangkat jam 8 dan 14.00.

Dia menyebutkan, tingkat isian bus DAMRI cukup bagus,  untuk trauek Tanjung Selor-Malinau sudah di atas 70%. Sedang rute dari Tanjung Selor – Berau tingkat isian penumpang kurang 70%

Perjalanan ke Berau, bus DAMRI tarifnya Rp50 ribu/ orang dengan waktu tempu cuma 2 jam. “Masalahnya sekarang, bus DAMRI  kalah bersaing dengan  angkutan plat hitam meski tarifnya Rp120 ribu/ orang,” sebut Djoko.

Untuk pelayanan di Kaltara ini, DAMRI  mengoperasikan bus sedang kapasitas 19 seat yang dilengkapi AC. Bus tersebut dioperasikan oleh SDM profesional dengan  pelayanan prima.(helmi)

loading...