Angkasa Pura 2

Perluasan Ganjil-Genap Diberlakukan, Penumpang Bus Transjakarta Naik 11,4 %

KoridorSelasa, 24 Juli 2018
IMG-20180724-WA0036

JAKARTA  (BeritaTrans.com) – Penumpang bus Transjakarta naik cukup signifikan,  yaitu  11,4 persen beberapa hari belakangan. Satu angka yang luar biasa. Peningkatan itu terjadi sejak pemberlakukan ganjil genap di  dan perluasan  kebijakan itu di jalan arteri Kota Jakarta beberapa hari belakangan.

Demikian disampaikan Kepala BPTJ Bambang  Prihartono kepada media di Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018).

Menurutnya, angka itu juga dibarengi dengan kenaikan load factor (faktor muat penumpang) kendaraan umum yang sekarang jumlah rata-ratanya sudah berada di atas 70 persen.

“Load factor bus Transjakarta di seluruh koridor  rata-ratanya sudah di atas 70 persen,” katanya.

Sebaliknya terjadi  penurunan penggunaan mobil pribadi baik di jalan arteri maupun tol l. Pada jam-jam sibuk pagisan sore hari jalanan tak terlalu macet seperti dulu.

Menurutnya sampai saat ini masih dalam tahap evaluasi. “Nanti akan kita evaluasi lagi penuruannya berapa, karena anak sekolah kan juga baru masuk. Kalau dari pengalaman yang sudah-sudah itu bisa turun antar 20-30 persen,” jelas Bambang Pri.

Secara terpisah, Kepala Humas Transjakarta Wibowo, juga mengatakan hal senada. Peningkatan penumpang memang cukup signifikan sejak uji coba ganjil genap diberlakukan di Jakarta dan sekitarnya.

“Peningkatannya cukup baik berkisar 10 persen lebih, itu terjadi pada setiap wilayah-wilayah yang terdampak perluasan ganjil genap,” katanya lagi.

Guna mendukung kelancaran lalu lintas para atlet saat Asian Games, pemerintah menerapkan tiga kebijakan lalu lintas, yakni rekayasa lalu lintas, jalur khusus angkutan umum, dan pengaturan angkutan barang golongan III-V.

Untuk ganjil genap kendaraan pribadi diperluas hingga jalan-jalan arteri yang waktu pelaksanaannya dilakukan sejak Senin-Minggu dari pukul 06.00-21.00 WIB.

Sementara penerapan beserta sanksi bagi yang melanggar baru dilaksanakan pada awal Agustus 2018  mendatang.(helmi)