Angkasa Pura 2

Pintu Gerbang Udara di Banyuwangi Berdampak Bertambah Masuknya Wisatawan

Bandara Destinasi KokpitSenin, 30 Juli 2018
IMG-20180730-WA0002

BANYUWANGI (BeritaTrans.com) – Seiring terbukanya gerbang udara, jumlah kunjungan wisatawan di Banyuwangi, JawaTimur, naik signifikan. Semester pertama 2018, jumlah wisatawan naik signifikan 175.878 orang dari periode sama di tahun lalu.

“Angka riilnya 2.589.587 wisatawan baik nusantara (wisnus) maupun mancanegara (wisman),” jelas Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Ahad (29/7/2018).

Uraiannya kata dia adalah kunjungan wisman surplus 2.913 orang dengan jumlah baku 51.755 nama. Untuk wisnus, kenaikan sebanyak 172.965 orang hingga terakumulasi 2.537.832 nama.

Banyuwangi juga telah menjadi salah satu destinasi wisata yang perkembangan jumlah wisatawannya selalu bergerak naik, apalagi setelah dibukanya Bandara Banyuwangi secara komersil. Bandara Banyuwangi merupakan bandara dengan presentase pertumbuhan tertinggi sebesar 133,5%.

Dikuti Bandara Silangit (39,5%), Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang (23,8%), Bandara Internasional Minangkabau Padang (20,4%) dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (18,5%).

Seperti yang terjadi saat penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2018, dimana mampu menyedotperhatian wisnus dan wisman.

Melibatkan 100 seniman Banyuwangi mengisi 11 stage dengan 10 tema berbeda, rute karnaval budaya sepanjang 2,5 km sukses dipenuhi puluhan ribu wisnus dan wisman pada Ahad siang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya yang juga Putera Banyuwangi ini menyampaikan kegembiraannya terhadap respon positif publik pada event BEC 2018 ini.

“Banyuwangi ini benar-benar menampilkan karya terbaik. Kami sangat gembira karena BEC tahun ini digelar sangat meriah. Melihat respon publik kepada BEC, Banyuwangi ini memang menjadi destinasi yang menjanjikan,” kata Menpar Arief. (omy)