Angkasa Pura 2

Berantas ODOL, Ditjen Hubdat Turunkan Petugas Perempuan ke Jembatan Timbang

Koridor SDMSelasa, 31 Juli 2018
IMG-20180731-WA0002

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ditjen Perhubungan Darat (Hubdat) akan menurunkan beberapa personel perempuan untuk membantu melayani masyarakat khususnya di tiga jembatan timbang (JT) percontohan, yaitu Balonggandu, Losarang dan Widang.

“Nanti ada petugas  perempuan dari Ditjen Hubdat yang akan membantu. Sementara, di JT sudah ada petugas yang jaga, bahkan petugas pihak ketiga dari Sucofindo dan Surveyor Indonesia,” kata Dirjen Hubdat Budi  Setiyadi di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Selama ini petugas  Ditjen Hubdat Kemenhub di JT  berbeda-beda ada yang 64 dan ada pula 48 orang. “Nanti akan ditambah petugas  perempuan dan diback up dua personel Polri di setiap  JT,” jelas Dirjen Budi lagi.

ODOL Selesai Tahun lni

Menurutnya, target yang
diberikan Menhub Budi Karya, permasalahan ODOL harus selesai tahun 2018 ini.  ODOL bukan hanya melanggar dan merugikan secara ekonomi, yaitu Rp43.5 triliun per tahun.

“ODOL juga membahayakan keselamatan. Kasus terakhir kecelakaan di FO Kretek di Brebes yang dipicu truk yang melanggar ODOL. Akibatnya menimbulkan korban jiwa dan harga,” papar Dirjen Budi.

Dia menambahkan, kini sudah ada deklarasi dan kesepakatan bersama melawan ODOL. “Mulai besok akan ditegaklan sanksi tegasvterkait pelanggatan ODOL ini,” sebut Dirjen Budi.

Oleh karena itu, dia menambahkan Kemenhub komit menegakkan aturan dan memberantas ODOL. Waktunya dimulai besok, 1 Agustus 2018 akan mulai ditegakkan sanksi hukum.

“Kepada para  pihak terkait diharap mendukung dan truk ODOL harua hilang dari jalan raya di Indonesia,” tegas Dirjen Budi.(helmi)