Angkasa Pura 2

BPTJ Kampanye Naik Angkutan Umum, Inilah Manfaatnya

KoridorKamis, 2 Agustus 2018
Bambang Pri-KABandara1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terus mengampanyekan gerakan kembali naik angkutan umum. Terlebih menjelang perhelatan Asian Games 2018 ini.

Penggunaan kendaraan pribadi dibatasi dengan berbagai instrumen kebijakan seperti diatur Pergub No.77/2018. Naik angkutan umum praktis mengurangi kemacetan lalu lintas. Selain itu juga menekan tingkat polusi khususnya di Jakarta menjelang Asian Games.

“Ada banyak manfaat menggunakan angkutan umum yang wajib ketahui. Naik angkutan umum bisa menghemat biaya, membuka ruang sosialisasi, & bisa mengamati perubahan sosial,” kata Kepala BPTJ Bambang Prihartono di Jakarta.

Bukan cuma itu, dengan naik angkutan umum berarti sudah membantu program pemerintah seperti mengurangi emisi, mengurangi macet, dan membantu pengendalian penggunaan bahan bakar.

“Naik angkutan umum juga menyehatkan & membuat perjalanan lebih fleksibel,” sebut akun #bptj151 menambahkan.

Dewasa ini, lanjut dia, banyak anak-anak muda Jakarta yang tak tahu trayek bus kota. Salah satunya karena memang jarang naik angkutan umum melalui trayek yang resmi.

Sebagian warga Jabodetabek lebik suka naik sepeda motor, meski rawan kecelakaan.
Pemerintah melalui Kemenhub, Pemprov DKI Jakarta dan operator terus membangun transportasi umum yang makin baik.

“Ayo naik angkutan umum untuk Jakarta dan lndonesia yang lebih baik,” ajak Bambang Pri, Kepala BPTJ pada BeritaTrans.com.

Bukan hanya mengajak, Bambang Pri juga memberi contoh, ke Bandara Soetta dengan naik KA Bandara. Hal ini memberikan contoh nyata, bagaimana seharus bertransportasi yang baik.

Dia menyebutkan, kini sudah ada Transjakarta, Transjabodetabek, JAConnexion, JRConnexion dan lainnya. Mereka menawarkan layanan angkutan umum yang makin nyaman, aman sekaligus solusi kemacetan.(helmi)