Angkasa Pura 2

Operator Jalan Tol Perlu Bangun Rest Area dan Tampung UKM Lokal

Ekonomi & Bisnis Koridor LitbangSabtu, 4 Agustus 2018
IMG-20180724-WA0042

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pemerintah Daerah (Pemda) bersama operator jalan tol, BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) dan lainnya diminta lebih peka dan mau memberdayakan masyarakat khususnya pelaku UKM di sepanjang jalan tol. Mereka harus peduli dan menampung UKM lokal mengembangkan usahanya di rest area tol itu.

“Operator jalan tol dan pihak terkait perlu menyiapkan rest area dan menampung UKM di daerah untuk bisa ikut berusaha. Mereka bisa memasarkan produk UKM unggulannya di rest area yang dibangun di sepanjang tol,” kata Kepala Balitbanghub Sugihardjo dalam perbincangan dengan BeritaTrans.com di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, dengan dibangunnya jalan tol seperti tol TransJawa misalnya, banyak usaha termasuk UKM di sepanjang jalan pantura Jawa yang kalah bersaing bahkan gulung tikar. Kasus serupa akan terjadi di sepanjang jalan tol di Sumatera  dan daerah lain di Indonesia.

Dia menyontohkan, kini banyak penjual telur asin, bawang merah, garmen, dan aneka produk UKM di pantura Jawa yang sudah bangkrut. “Konsumen mereka yang biasa melintasi jalan patura, kini beralih ke jalan tol,” jelas Jojo, sapaan akrab dia.

Fenomena tersebut perlu disikapi bersama, oleh operator jalan tol, Kementerian PUPR/ BPTJ dan Pemda tentunya. Mereka perlu menyiapkan lapak atau tempat dan menampung palaku usaha UKM pantura Jawa bisa ikut berdagang di rest area jalan tol.

“Perlu keberpihakan dan kepedulian semua pihak. Para pedagang dan pelaku UKM di pantura Jawa¬† jumlahnya banyak. Jangan biarkan mereka bangkrut, sementara mereka harus menghidupi karyawan dan keluarganya yang cukup besar,” papar Jojo, yang juga Komisaris PT Jasa Marga, Tbk itu.

Pembangunan infrastruktur khususnya jalan tol, tambah Jojo, janan sampai menimbulkan masalah sosial di masyarakat. “Jalan tol untuk memperlancar arus logistik itu perlu. Tapi, jangan sampai usaha masyarakat lokal, seperti UKM lantas mati dan dibiarkan merana,” kilah putra Cirebon itu.

“Kini saatnya kita menggenjot pembangunan infrastruktur termasuk sektor transportasi. Tapi jangan sampai mematikan usaha yang sudah eksis di masyarakat dan banyak membuka lapangan kerja baru,” tegas Jojo.(helmi)