Angkasa Pura 2

Menhub Bilang Masinis Lalai Ketika LRT Palembang Mogok

EmplasemenMinggu, 5 Agustus 2018
lrt palembang

BENGKULU (beritatrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa masinis light rail transit (LRT) di Palembang, Sumatera Selatan, lalai ketika kereta tersebut mogok akibat hujan deras beberapa waktu lalu.

“Itu sebenarnya hanya kekurangtanggapan dari masinis. Mestinya begitu mati, urut-urutannya, (sistem) otomatisnya tidak berfungsi, sehingga (sensor pintu dalam posisi) terbuka, otomatis powernya mati,” ujar Budi di Bengkulu, Sabtu (4/8/2018).

Menurut Budi, LRT itu terhenti karena masalah teknis. Rangkaian LRT tersebut tidak mengalami masalah pada mesinnya.

“Mesin tidak ada masalah sama sekali, cuma karena prosedur yang seharusnya dilakukan masinis tidak dijalankan dengan baik,” kata Budi.

LRT pertama di Indonesia itu mendadak mogok sekitar 4 kilometer menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, ketika hujan deras mengguyur Kota Palembang, Rabu (1/8/2018).

Hal itu mengakibatkan penumpang mengalami keterlambatan perjalanan karena kereta tak bisa sampai tujuan tepat waktu.

Manager Humas PT INKA, Exiandri BP mengatakan, kendala teknis yang terjadi di LRT Palembang lantaran sensor pintu di kereta terbaca dalam posisi “open”.

Akibatnya, sistem keamanan (failure safe) kereta menjadi bekerja. Sistem keamanan LRT pun, menurutnya dirancang sebagai pengamanan operasional. Karenanya ketika itu, kereta dalam keadaan mode “standby”

“Sehinga kereta tidak bisa dijalankan selama masih ada indikator dari salah satu sensor keamanan menyala,” ungkapnya.

“Sebenarnya kereta ini juga dilengkapi dengan mode shortcut “Engine On” yang bisa difungsikan oleh operator apabila memang telah dipastikan semua pintu keadaan tertutup,” kata Exiandri dalam rilisnya, Kamis (2/8/2018).

Menurut dia, dari hasil investigasi tim teknis ditemukan, jika setting sensor pada pintu kereta masih terlalu sensitif.

Dari temuan tersebut, dilakukan resetting terhadap sensor rangkaian kereta, dan LRT saat ini dapat beroperasi kembali dengan lancar. (aliy/sumber: kompas.com)