Angkasa Pura 2

Tim SAR Gabungan Evakuasi 2.700 Wisatawan dari Kawasan Bencana Gempa Lombok

Another News DestinasiSelasa, 7 Agustus 2018
5b67e14999c52-basarnas-evakuasi-wisatawan-mancanegara-di-gili-trawangan-pasca-gempa-lombok_375_211

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Tim SAR Gabungan yang dipimpin Basarnas telah berhasil mengevakuasi korban gempa Lombok sebanyak 2.700 orang wisatawan asing dan domestik dari ketiga pulau wisata (Gili Terawangan, Gili Air dan Meno) pada Senin (6/8/2018) pukul 15.00 WIB akibat gempa dahsyat Lombok.

Evakuasi korban gempa Lombok meliputi masyarakat umum dan wisatawan yang ada di Gili Terawangan, Gili Air dan Meno masih dilakukan hingga malam ini. Sejaun ini, belum ada data resmi brapa jumlah wisatawan, baik wisatawan asing maupun domesti yang berada di di Gili Terawangan, Gili Air dan Meno.

Wisatawan dievakuasi ke Pelabuhan Bangsal Kabupaten Lombok Utara menggunakan 9 kapal yaitu 1 unit kapal SAR Mataram, 1 unit KAL Belongas, 1 unit kapal SAR Denpasar, 1 unit kapal Pelni, 1 uit kapan Dharma Citra Tiga, 3 unit kapal cepat/ferry Eka Jaya, dan 1 unit kapal cepat/ferry Bali Nusa. Ribuan wisatawan dan karyawan hotel masih dalam proses evakuasi keluar dari ketiga pulau tersebut.

Evakuasi wisatawan adalah inisiatif dari wisatawan. Mereka trauma dengan guncangan gempa 7 SR yang diikuti peringatan dini tsunami. Mereka juga khawatir adanya gempa susulan yang lebih besar diikuti tsunami.

Banyak beredar informasi yang menyesatkan (hoax) bahwa akan terjadi gempa dengan kekuatan 7,5 SR yang diikuti tsunami di Lombok nanti malam. Hoax tersebut beredar luar di wilayah Lombok sehingga membuat warga dan wisatawan takut.

“Informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Gempa tidak dapat diprediksi secara pasti, berapa magnitudenya, dimana, dan kapan secara pasti. Gempa susulan dari gempa 7 SR pasti terjadi tetapi dengan intensitas yang lebih kecil,” kata Kapus Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran resmi di Jakarta.

Dia menambahkan, hingga 6/8/2018 pukul 17.00 WIB telah terjadi gempa susulan sebanyak 176 kali gempa dengan intensitas kecil.

Masyarakat dan wisatawan di NTB dan Bali dihimbau tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaannya. Jangan terpancing pada informasi-informasi yang menyesatkan.(helmi)