Angkasa Pura 2

Dukung Wisata Sulut, Angkasa Pura I Tanam 500 Terumbu Karang

Bandara DestinasiRabu, 8 Agustus 2018
CSR AP I - 2

Devy Suradji

MANADO (BeritaTrans.com) – Mendukung upaya pelestarian terumbu karang dan menjaga keindahan serta kekayaan biota laut di perairan Sulawesi Utara sekaligus mendukung wisatanya, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado menyelenggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility penanaman 500 terumbu karang jenis Acropora di area Pantai Boboca, Manado, Selasa (7/8/2018).

Prosesi serah terima bantuan dilakukan oleh General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus E.T. Gendeguai kepada Komunitas Peduli Laut Negeri (PELANG) Divers, Efra Wantah disaksikan Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero), Devy Suradji.

“Melalui kegiatan “Coral Reefs Save The Future” diharapkan mampu mengembangkan potensi wisata Sulut serta menjadikan taman bawah laut Boboca semakin indah sehingga mampu menarik pengunjung untuk datang. Kami harap seluruh masyarakat, serta wisatawan dapat menjaga kelestariannya,” ujar Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I, Devy Suradji.

Dari data yang dimiliki Angkasa Pura I, jumlah penumpang internasional yang datang ke Sulut melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi pada tahun 2017 mencapai 170.314 penumpang. Sedangkan jumlah penumpang domestik yang datang melalui Bandara Sam Ratulangi pada tahun 2017 mencapai 2.538.177 penumpang.

“Hingga Semester I tahun 2018 trafik penumpang internasional di Bandara Sam Ratulangi Manado mencapai 125.917 penumpang atau meningkat 69,18% jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 74.426 penumpang. Sedangkan trafik penumpang domestik yang melalui Bandara Sam Ratulangi Manado pada Semester I Tahun 2018 mencapai 1.243.840 penumpang atau tumbuh 5,82% jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1.175.454 penumpang,” urainya.

Terumbu karang itu bagaikan rumah bagi biota laut. Jika kita ingin menghadirkan wisata bawah laut yang indah dengan keanekaragaman biota lautnya, maka kita harus dapat melestarikan terumbu karang walaupun di tengah arus perkembangan kota saat ini.

Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dan dapat dinikmati wisawatan yang datang ke Provinsi Sulut di masa mendatang,” ujar Minggus E.T. Gandeguai, General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado. (omy)

loading...