Angkasa Pura 2

Sampai 31 Juli 2018, Tercatat Ada 74.284 Kendaraan Overloading

Koridor OtomotifKamis, 9 Agustus 2018
IMG_20180809_222212

KARAWANG (BeritaTrans.com) – Data sampai 31 Juli 2018 tercatat ada 33.165 kendaraan yang masuk dan diperiksa di Jembatan Timbang (JT) atau Unit Pelaksana Pengujian Kendaraan Bermotor (UPPKB). Dari jumlah tersebut, paling banyak melanggar tonase atau overloading  yaitu 74,284 kendaraan atau 52,83%.

Demikian disampaikan Direktur Pembinaan Keselamatan (Dirbinkes) Ditjen Perhubungan Darat  (Hubdat) Kemenhub M.Risal Wasal dalam dialog di UPPKB Balonggandu, Karawang, Kamis (9/8/2018).

Pemeriksaan itu dilakukan perode April-Juli 2018. Sementara, Pemerintah mulai menertibkan pelanggaran ODOL terhitung mulai 1 Agustus 2018. Dalam kaitan ini, telah ditetapkan tiga Jembatan timbang (JT) percontohan, yaitu JT Balonggandu, JT Losarang dan JT Widang.

Sementara, menurut Risal,  di urutan kedua adalah pelanggan dimensi atau ukuran kendaraan sebesar 28.337 unit atau 20,15%.  Selanjutnya pelanggaran tata muat 3.478 kendaraan atau 2,247% da pelanggaran persyaratan teknis sebanyak 1.350 unit atau 0.96%.

Risal pun mengajak semua pihak terkait khususnya pengusaha angkutan barang dan industri atau pemilik barang agar mendukung penertiban ODOL ini. Kendaraan yang nmelanggar domesi dan melanggar muatan atau overload akan ditertiban dan diberikan sanksi sesuau ketentuan UU yang berlaku.

Ditambahkan Risal, Kemenhub sudah menjalin kerja sama dengan Kementerian PUPR, Korlantas Polri, Jasa Marga, Kejagung dan Mahkamah Agung untuk menertiban truk ODoL. “Penertiban ODOL masuk dalam salah satu quick queen Kementerian perhubungan khususnya Menhub Budi Karya Sumadi,” papar Risal.

Ditbinkes Hubdat bersama aparat di lapangan, menurut Risal baik UPPKB, BPTD dan Dishub di daerah komit menegakkan aturan tentang ODol dengan adil dan konsisten. “Kita akan konsisten dan penegakkan ODOL dilakukan secara berkelanjutan di Indonesia,” terang Risal dalam dilaog yang dipandu Direktur AMM Ahmad Yani itu.

Masih Ada Pelanggaran

Sementara, hasil penegakan hukum terjadi ODOL di tiga JT Percontohan sejak 1 Agustus 2018 ternyata masih ditemukan kendaraan yang melanggar terutama terkait ODOL, dan sudah diberikan sanksi sesuai ketentuan UU.

Di JT Balonggandu diperiksa 1.703 unit kendaraan, yang melanggar muatan 100% atau overloading 54 unit,  dipindahkan muatannya 8 turk dan malmnggar dimensi 4 unit.

Sementara, di JT Losarang Indramayu diperiksa 815 unit kendaraan,  yang overload 100%  34, diindahkan muatannya 8 kendaraan dan melamnggar dimesi 8 unit.

Yang terakhir, di JT Widang, telah diperiksa 1.573 unit kendaraan, yang melanggar muatan 100% ada 66 kenedaraan, yang dipindahkan muatannya 10 kendaraan dan melanggar dimensi 24 kendaraan.(helmi)