Angkasa Pura 2

Nihil Kecelakaan Kerja, GMF Peroleh Penghargaan K3

BandaraJumat, 10 Agustus 2018
IMG-20180810-WA0007

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dinilai nihil kecelakaan kerja, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMF) peroleh penghargaan atas capaiannya dalam bidang Kesehatan & Keselamatan Kerja.

GMF mendapatkan penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan berupa Zero Accident (Nihil Kecelakaan Kerja) dan Bendera Emas dalam Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

“Selama periode 1 November 2015 hingga 31 Oktober 2017, GMF berhasil mencatatkan 19,442,733 jam kerja aman. SMK3 yang diterapkan GMF juga mengalami peningkatan pemenuhan kriteria dari 86,02% pada tahun 2015 menjadi 92,16% pada tahun 20189″ jelas Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto di Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Muhammad Hanif Dakhiri, penghargaan ini menurutnya diperoleh dari hasil proses audit eksternal yang dilaksanakan badan audit tersertifikasi dalam hal ini Sucofindo dengan acuan 166 kriteria dalam Sistem Manajemen K3 PP 50 tahun 2012.

Adapun subjek audit diantaranya adalah dokumentasi, implementasi di lapangan serta continuous improvement.

Tak hanya K3 dalam ajang Anugerah BUMN 2018, GMF berhasil kembali menorehkan prestasinya dengan mendapat Juara pertama Perusahaan BUMN Terbuka dengan Daya Saing Global Terbaik pada ajang 7th Anugerah BUMN 2018. Penghargaan ini diberikan dalam acara malam puncak Anugerah BUMN 2018 di Hotel JW Marriot Jakarta, semalam.

Selain itu, Dirut GMF Iwan Joeniarto juga dinobatkan sebagai The Best CEO kategori Visioner untuk anak perusahaan BUMN Terbuka pada ajang yang sama.

Iwan mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima perusahaan yang dipimpinnya sejak tahun 2017 lalu tersebut.

“Saya mewakili manajemen GMF berterima kasih atas dukungan semua pihak kepada GMF atas pencapaian kami sampai dengan hari ini. Pencapaian ini juga menunjukkan bahwa kinerja yang baik akan selalu menjadi target perusahaan kami, “ ujar Iwan.

Sebagai perusahaan terbuka, pencapaian baik GMF ini sangat penting untuk membuktikan kepada publik bahwa pusat perawatan pesawat terbesar di Indonesia ini merupakan tempat yang aman untuk berinvestasi.

Iwan menambahkan, Penghargaan ini penting bagi GMF sebagai tolak ukur penilaian pihak luar sekaligus menjadi evaluasi di proses internal GMF agar dapat terus berinovasi, khususnya dikalangan Badan Usaha Milik Negara. (omy)