Angkasa Pura 2

Kemenhub Resmikan Penerbangan Perdana Wings Air Batam-Letung Anambas

Bandara KokpitSabtu, 11 Agustus 2018
IMG-20180811-WA0002

ANAMBAS (BeritaTrans.com) – Staf Ahli bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan Cris Kuntadi menyatakan pihaknya ditugasi mengkoneksikan wilayah satu dengan yang lainnya, termasuk di Kepulauan Anambas, baik dari sektor transportasi darat, laut maupun udara.

Menurut Cris, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tidak hanya menyiapkan infrastruktur bandara tetapi juga menyiapkan seluruh elemen pendukungnya hingga mampu menarik maskapai untuk beroperasi pada bandara tersebut.

“Kami tidak berhenti hanya sampai berdirinya sebuah bandara. Kami juga menyiapkan perangkat pendukung hingga menarik maskapai untuk beroperasi di bandara-bandara yang telah dibangun,” ujar Cris di sela peresmian penerbangan regular Wings Air rute Batam-Anambas-Batam di Anambas, Jumat (10/8/2018).

Kemenhub kata dia bersyukur penerbangan komersil dapat masuk ke bandara ini, sehingga dana subsidi dapat digunakan untuk kepentingan lain.

“Contohnya untuk perpanjang runway, biar nantinya cita-cita warga Anambas memiliki bandara internasional dapat cepat terwujud,” tuturnya.

Bandara Letung merupakan salah satu bandara terdepan Indonesia yang terletak di Kepulauan Anambas. Bandara ini dikelola Kemenhub dibawah koordinasi Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dabo Singkep.

Pembangunan Bandara Letung dimulai sejak tahun 2014 merupakan tindak lanjut Program Nawa Cita, terutama cita ketiga dari Presiden Joko Widodo. Yaitu untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan dengan mengedepankan pembangunan dari wilayah terdepan dan membuka daerah terisolir.

“Setelah 2,5 tahun pembangunan, bandara yang memiliki dimensi runway 1400 m x 30 m ini memulai operasional dengan masuknya penerbangan perintis oleh maskapai Susi Air,” ungkap dia.

Melalui penerbangan perintis ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berkomitmen memberikan subsidi bagi maskapai penerbangan Susi Air guna membentuk pasar transportasi penerbangan di Kepulauan Anambas dan sekitarnya. Hal tersebut dikarenakan penggunaan moda transportasi lain tidak cukup cepat untuk mendistribusikan orang dan barang dari dan ke Kepulauan Anambas sehingga secara tidak langsung menghambat laju perekonomian setempat.

Nantinya Wings Air akan terbang tiga kali seminggu menggunakan pesawat tipe ATR 72-600 berkapasitas 72 seat. (omy)