Angkasa Pura 2

Peserta DPM STPI Diarahkan Bisa Merintis Usaha Bersama

SDMSabtu, 11 Agustus 2018
IMG_20180811_185616

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug berhasil menyelesaikan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) dengan tiga bidang kemampuan, yaitu Bidang Pengelasan, Listrik dan Air Condition System (ACS).

Para peserta diklat teknis dan tentunya  sudah siap kerja, bahkan mampu membuat hasil karya terbaik. Salah satunya dari pengelasan yang telah menhasilkan aneka produk meubel, sepeti meja-kursi taman, ayunan anak-anak serta rak sepatu.

Sesuai pesan dan harapan Menhub Budi Karya Sumadi saat penutupan DPM di kampus BP2IP Tangerang, Kamis (11/8/2018), seluruh peserta DPM diharapkan dapat merintis kerja yang baik. Lebih baik kalau mereka mampu merintis bidang usaha sendiri sesuai ketrampilan yang diperoleh selama DPM.

Beberapa peserta DPM yang ditemui BeritaTrans.com di lokasi, yaitu Muhammad Jakaria, Sri Tru Yuli Sukarmaji dan Jarkasih dari tiga kemamouan diklat yang berbeda. Mereka komit dan siap bekerja sesuai kemampuan yang diperoleh selama DPM.

Mereka adalah para peserta DPM yang diplih mewakili teman-temannya saat penutupan diklat oleh Menhub Budi Karya Sumadi. Mereka juga mewakili tiga  bidang kemampuan DPM di STPI, yaitu Kelistrikan, Pengelasan dan ACS (Air Conditioan System).

“Kami siap bekerja khususnya di bidang kelistrikan. Ketrampilan itu yang diperoleh selama mengikuti DPM di STPI kemarin,” tutur M.Jakaria, peserta asal Kecamatan Panongan, Tangerang Banten.

Memang  belum ada instansi resmi yang menerima kami bekerja. Tapi, dengan bekal ketrampilan dari DPM di STPI, serta jaringan sesama peserta DPM kita optimis bisa bekerja dengan baik. “Ketrampilan selama DPM di STPI menjadi nilai tambah bagi kami saat melamar kerja nanti,” jelas dia.

Harapan serupa disampaikan Tri Yuli Sukarmaji. “Kami akan segera mencari kerja.  Dari hasil bincang-bicang dengan sesama peserta DPM, modal yang diterima dari STPI akan dikumpulkan dan kita buka bengkel bersama. Dengan semangat dan kerja keras, kita optimis mampu merintis usaha baru nanti,” tukas Tri Yuli Sukarmaji.

Seperti pesan Menhub Budi Karya dan para instruktur di STPI, kita anak-anak muda harus berani melangkah dan siap memulai kerja dengan baik.

“Kita sudah ikut diklat dan mempunyai ketrampilan tertentu. Semua akan dijadikan modal awal untuk bekerja demi masa depan yang lebih baik,” tandas Jakaria yang diamini rekannya Tri Yuli Sukarmaji itu.

Sebelumnya, Ketua STPI Capt. Novyanto Widadi, MM kepada BeritaTrans.com mengatakan,  pihaknya memberikan bekal ketrampilan dan alat-alat kerjapada peserta DPM, baik perorangan atau berkelompok dua orang. Dari sana, diharapkan bisa merintis atau memulai bekerja.

“Pihak STPI juta tidak lepas tangan.  Bagi mereka yang akan bekerja dan masihbutuh pendampingan akan diberikan. Jika perlu, peserta DPM bisa menyelesaikan pekerjaan di lab jika masih membutuhkan pendampingan lebih lanjut,” tandas Capt. Novy (helmi)