Angkasa Pura 2

SALUD, Ular Tangga Dan Virus Keselamatan Pada Anak-Anak

Koridor SDMSenin, 13 Agustus 2018
IMG_20180813_082909

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pembelajaran keselamatan lalu lintas kepada anak-anak dapat dilakukan dengan  banyak cara. Bahkan bisa melalui permainan Ular Tangga.

Cara ini sudah dirintis Dishub Kabupaten Ciamis dengan membentuk  komunitas SALUD (Sadar Lalu Lintas Usia Dini) dengan para guru TK dan TPA di kawasan ini.

Demikian pesan #erlina indriasari, yang juga seorang pejabat Ditbinkes Ditjen Hubdat itu.

Mereka (alat permainan anak-anak) itu bisa menjadi media pendidikan mengenai keselamatan transportasi khususnya pada anak-anak usia dii.

Menurut Erlina, “(Melalui ular tangga) selain Anak Anak Belajar Tentang Rambu Lalin, Mereka juga dekaligus belajar berhitung, belajar warna, belajar memahami soal sederhana dan melatih kejujuran dan sportifitas dalam bermain.”

Dia menyebutkan, ada hal yang unik disini, ketika terjadi dialog. Lebih lanjut  Erlina, bercerita.

Saya : tadi ke sekolah diantar siapa sayang?
Anak : sama mama
Saya : pakai helm ngga dek?
Anak : mama yang pakai helm…
Saya : kalau adek?
Anak : enggak….

Dengan tersipu-sipu sang mama menemui saya sambil berucap. “Iya ibu, besuk saya beli helm untuk anak saya.” katanya serius.

Kesimpulan yang didapat, papar Erlina, “Virus keselamatan sudah menjalar dari guru kepada murid dan murid kepada orang tua. Itulah hebatnya gerakan SALUD ini,” tandas mantan dosen STTD Bekasi itu.

Postingan Erlina pun langsung mendapat respon positif dari warganet. Akun #tri susilo hidayati berkomentar, “Gerakan SALUD. Dari guru ke anak anak TK. Dari anak TK ke orang tua.”

Bukan hanya disitu, sebut #tri susilo, “Dari guru ke masyarakat sekitar sekolah, karena pada saat praktik puncak tema ditonton masyarakat sekitar sekolah.”

“Ayo sahabat dinas dinas perhubungan yang lain. Hidupkan gerakan SALUD (di daerah masing-masing).” tandas Tri.(helmi)

loading...