Angkasa Pura 2

Mulai 15 Agustus 2018, ASDP Resmi Berlakukan Pembayaran Nontunai di 4 Pelabuhan Utama

Ekonomi & Bisnis KoridorSelasa, 14 Agustus 2018
Dirjen Budi Setiyadi2

pelabuhan-merak-ferri

JAKARTA (BeritaTrans.com)- Kini pembayaran dengan uang elektronik mulai merambah segi penggunaan transportasi ferry.

Mulai Rabu tanggal 15 Agustus 2018, PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menggunakan sistem pembayaran nontunai. Sistem pembayaran nontunai ini untuk sementara akan mulai diberlakukan di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Budi Setiyadi, mengapresiasi perubahan sistem pembayaran yang dilakukan oleh PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero). “Saya mengapresiasi sistem pembayaran nontunai ini. Sistem ini diharapkan dapat membuat kita semakin terbiasa dengan transaksi digital, maka manifest tercatat tepat waktu dan juga terpenuhinya aspek regulasi,” ucap Dirjen Budi pada Selasa (14/8/2018).

Penerapan sistem pembayaran nontunai ini mendukung regulasi pemerintah yang tertuang dalam SK Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 1272/AP.005/DRJD/2018 Tentang Penyelenggaraan Tiket Angkutan Penyeberangan Secara Elektronik.

“Kondisi yang terjadi saat ini dengan sistem transaksi yang masih manual, manifest juga belum akurat, terdapat potensi kebocoran pendapatan, pelabuhan tidak steril dengan mudah, dan juga untuk transparansi transaksi masih perlu proses yang panjang. Oleh karena itu, diharapkan sistem digital dan nontunai ini dapat memperpendek proses tersebut dan memudahkan banyak pihak ke depannya,” kata Dirjen Budi.

Saat ini untuk menuju ekosistem nontunai di ASDP dirancang melalui 3 fase dengan tiap fase akan diimplementasikan bertahap mulai Agustus 2018. Pada Desember 2018 diharapkan sudah bertambah beberapa bank dan dengan 2 sistem pembayaran dan pada fase terakhir di Maret 2019 sudah harus ada multi bank dan multi pembayaran.

“Semoga proses ini berjalan dengan baik dan pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2019 mendatang, diharapkan sudah dapat diimplementasikan sepenuhnya yaitu dengan penggunaan multibank dan multi metode pembayaran, serta dengan rekonsiliasi otomatis,” jelas Dirjen Budi.

Untuk saat ini, metode pembayaran nontunai berlaku bagi pejalan kaki, kendaraan roda dua, dan kendaraan roda 4 kecil atau golongan IV. Sementara ini, ASDP telah bekerjasama dengan 4 bank penyedia layanan uang elektronik, yaitu BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. (helmi)