Angkasa Pura 2

Gerakan Bersihkan Sampah Warnai Sosialisasi Keselamatan Pelayaran di Bulukumba

DermagaRabu, 15 Agustus 2018
IMG-20180815-WA0010

BULUKUMBA (beritatrans.com) – Bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Keselamatan Pelayaran di Selayar, Sulawesi Selatan, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan juga menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Keselamatan Pelayaran di Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada tanggal 13 – 16 Agustus 2018.

Kegiatan Bimtek di Bira, Bulukumba sedikit berbeda dengan yang dilaksanakan di Selayar dan sebelumnya di Danau Toba.

“Pagi ini, para peserta Bimtek bersama PT. ASDP, Dinas Perhubungan setempat dan tim dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Bulukumba mengajak masyarakat Bulukumba untuk lebih menyadari pentingnya kebersihan lingkungan dengan melakukan gerakan pembersihan sampah di sekitar pelabuhan penyeberangan Bulukumba,” ujar Kasubdit Pengukuran, Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut, Capt. Diaz Saputra yang didampingi oleh Kepala UPP Bulukumba Johansyah.

IMG-20180815-WA0009

Diaz mengungkapkan, gerakan pembersihan sampah ini merupakan inisiatif mendadak karena melihat banyaknya sampah di lingkungan pelabuhan dan sekitarnya.

“Di sana kami juga memberikan pengarahan dan bantuan life jacket kepada para nelayan di Bira, Bulukumba bersama Kantor UPP Bulukumba,” kata Diaz.

Lebih lanjut Diaz menjelaskan bahwa pemberian materi kepada peserta Bimtek tidak hanya diberikan di dalam ruangan tapi juga harus turun ke lapangan. Salah satunya materi tentang keselamatan speed boat (motor tempel) dilakukan langsung di tempat kapal-kapal speed boat berlabuh.

IMG-20180815-WA0011

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan pengarahan keselamatan kapal speed boat di Bulukumba sekaligus penyerahan life jacket kepada para awak speed boat.

“Kita wajibkan para awak speed boat menggunakan life jacket karena selama ini yang terjadi adalah penumpang diberikan life jacket tapi mereka sendiri enggan menggunakannya,” tegas Diaz.

Kemarin (14/8), para peserta Bimtek juga melakukan kunjungan lapangan naik ke atas kapal penyeberangan KMP. Bonto Haru dan mendapatkan pengarahan tentang pengawasan keselamatan kapal penyeberangan. Kemudian tim dari Selayar ikut bergabung membawa life jacket dan stiker, yang langsung dipasang sebagian di atas kapal penyeberangan tersebut sekaligus memberikan life jacket sebanyak 50 unit untuk dewasa dan 25 unit untuk anak-anak.

“Pemberian materi juga dilakukan di Galangan Kapal Phinisi yakni tentang pengawasan gambar dan pembangunan kapal,” imbuhnya.

Sebelumnya, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan juga menggelar pelayanan pengukuran, pendaftaran, dan kebangsaan kapal terhadap kapal-kapal penangkap ikan atau kapal nelayan untuk memperoleh Pas Besar dan Pas Kecil, yant dilaksanakan selama 3 (tiga) hari tanggal dari 13 s.d. 15 Agustus 2018 di Wilker Tanah Beru, Pelabuhan Bulukumba.(aliy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari