Angkasa Pura 2

Kurangi Kecepatan 5%, Bisa Menekan Tingkat Vatalitas Kecelakaan Sampai 30%

KoridorRabu, 15 Agustus 2018
Menhub Kampanye SMG

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menhub Budi Karya Sumadi mengimbau kepada masyarakat untuk sadar dan peduli pada keselamatan transportasi. Kampanye Keselamatan Jalan tahun 2018 mengusung tema “Sayangi Nyawa, Kurangi Kecepatan.” Laju kendaraan yang melebihi batas menjadi salah satu penyebab kecelakaan dengan tingkat vatalitas yang tinggi.

Jika masyarakat mengurangi kecepatan berkendara sebesar 5% maka imbasnya akan baik. “Saya mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi kecepatan 5% dari kecepatan rata-rata kendaraan, karena dapat mengurangi 30% kecelakaan lalu lintas yang fatal,” jelas Menhub melaui siaran pers, kemarin.

Menhub Budi Karya juga menyampaikan data kecelakaan pada tahun 2015 dan 2017. Dia berharap angka kecelakaan menurun dan fokus pada penanggulangan kecelakaan.

“Pada tahun 2015, kecelakaan lalu lintas pembunuh terbesar kedua dan tahun 2017 ada korban kecelakaan 39.300 jiwa. Sebanyak 72 persen kecelakaan lalu lintas di Indonesia melibatkan motor,” papar Menhub.

Oleh karena itu, kita akan fokus pada manajemen kecepatan dan mendorong masyarakat untuk peduli mengurangi kecepatan saat berkendara di jalan raya.

Kampanye Safety Riding

Menhub bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Gedung Merbabu mengkampanyekan misi ini bersama. Menlu juga mendukung penuh kampanye keselamatan jalan, sekaligus mengingtakan masyarakat akan pentingnya keselamatan ni.

Menhub dan para pejabat tinggi negara memberikan contoh bagaimana menerapkan saftety riding dengan naik sepeda motor lengkap dengan perakatan keselamatan, mulai seatu, jaket, helm dan lainnya.

“Kita harus lebih fokus lagi terkait keselamatan berkendara sehingga kurangi kecepatan, sayangi nyawa. Kita harus bisa seperti negara Norwegia yang merupakan negara dengan tingkat kecelakaan terkecil di Eropa. Terlebih kecelakaan motor harus kita kurangi, jangan suka mengebut dan patuhi rambu lalu lintas,” tutur Menlu.

Turut hadir Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Wakapolda Lutfi, Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu, dan pejabat terkait lainnya. (helmi)

loading...