Angkasa Pura 2

Angkasa Pura II Berminat Kelola Bandara Binaka Nias

BandaraSabtu, 25 Agustus 2018
2018-08-25 22.44.52

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Manajemen PT Angkasa Pura II tampaknya bernafsu besar mendorong laju pertumbuhan pariwisata melalui pengelolaan bandara-bandara dengan potensi besar kedatangan turis.

Setelah paling anyar menggenjot Bandara Silangit, Sumatera Utara, dan Bandara Banyuwangi, Jawa Timur, BUMN itu naksir mengelola Bandara Binaka, Nias, Sumatera Utara.

Kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, Sabtu (25/8/2018) malam, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengutarakan bandara-bandara dengan potensi lebih besar dalam menggenjot pariwisata harus dikelola lebih profesional dan mengikuti dinamika pengelolaan bandara kelas dunia dalam menarik turis.

Dia mengungkapkan PT Angkasa Pura II selama ini mampu melakukannya, sekaligus memiliki kapasitas bagus menjalankan perintah dari Menteri BUMN, Menteri Perhubungan dan Menteri Pariwisata dalam konteks menggenjot pariwisata.

Dalam konteks itu, dia menuturkan PT Angkasa Pura II sudah melayangkan surat ke Kementerian Perhubungan untuk mengelola Bandara Binaka. “Kami siap investasi dan mengelola dengan lebih baik sehingga bandara ini menjadi semakin strategis sebagai urat nadi perekonomian dan wisata Nias,” ujar Awaluddin.

Dia mengutarakan Nias kaya dengan potensi wisata. Selain alamnya yang sangat indah, juga seni budaya bernilai tinggi. Ditambah lagi penduduknya sudah memahami berbagai hal tentang pariwisata.

Fakta memperlihatkan turis banyak berdatangan ke Nias antara lain juga untuk surfing. “Karenanya, mereka harus digenjot lagi kuantitasnya melalui penyiapan infrastruktur transportasi udara yang lebih baik pengelolaannya,” cetusnya.

Awaluddin mengemukakan Bandara Binaka selama ini melayani 300.000 penumpang per tahun. “Traveler dapat dipacu lebih besar lagi jumlahnya dengan memperluas dan memordenisasi terminal, serta memperpanjang runway,” tegasnya.

Dengan runway 2250 x 30 meter, dia mengungkapkan Bandara Binaka selama ini hanya melayani pesawat ATR dengan jadwal 8 penerbangan per hari.

Kalau runway diperpanjang maka pesawat berbadan lebar dapat masuk. “Status bandara ditingkatkan menjadi internasional, sehingga pesawat dari luar negeri bisa direct ke Bandara Binaka,” jelasnya.

SURVEI
Data, fakta dan potensi mengenai Bandara Binaka itu, Awaluddin menuturkan didapat dari hasil survei ke bandara tersebut. (awe).