Angkasa Pura 2

Kemenhub Akan Kebut Pembangunan Rel Ganda Bogor – Sukabumi

EmplasemenSabtu, 25 Agustus 2018
IMG_20180825_170257

BOGOR (beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan akan mempercepat pembangunan rel ganda atau double track antara Bogor – Sukabumi, Jawa Barat. Diitargetkan selama 2 tahun proyek pembangunan tersebut telah selesai.

Demikian dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek pembangunan rel ganda di wilayah Cicurug, Bogor, Sabtu (25/8/2018).

IMG_20180825_170708

Menhub Budi Karya didampingi Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri dan Direktur Pengelolaan Prasarana PT KAI Nurul Fadhila serta sejumlah pejabat lainnya.

“Begitu persoalan kerohiman pembebasan lahan milik PT KAI selesai bulan ini, bulan depan langsung dikebut,” kata Menhub Budi.

IMG_20180825_132612

Proyek double track diyakini dapat meningkatkan safety, kapasitas, dan frekwensi perjalanan kereta api Bogor – Sukabumi dan sebaliknya bisa 6, 8, atau 10 kali perjalanan per hari.

Selain itu, double track juga diharapkan dapat mengurangi beban jalan arteri dari Ciawi ke Sukabumi yang tingkat kepadatannya semakin tinggi.

IMG_20180825_133428

“Jalur Bogor – Sukabumi ini spesifik. Lain dari yang lain. Jumlah penumpang dan barang sama-sama besar,” ujar Budi.

Budi mengaku telah menjalin komunikasi dengan para asosiasi angkutan barang, termasuk asosiasi makan dan minuman. Menurut Menhub Budi, mereka telah berkomitmen akan mengalihkan angkutan barangnya dengan menggunakan kereta api bila rel ganda telah selesai dan dioperasikan.

IMG_20180825_133319

“Di tengah perspalan ODOL (Over Dimention and Over Load) angkutan barang di jalan raya, double track Bogor – Sukabumi adalah salah satu solusi untuk mengurangi pelanggaran tersebut,” katanya.

Zulfikri mengatakan, proyek senilai total Rp2.4 triliun tersebut ditargetkan selesai selama 2 tahun. Pembangunan dilakukan dalam dua tahap yaitu pertama dari Paledang-Cigombong-Cicurug sepanjang 26,7 kilometer. Lalu tahap kedua dari Cicurug sampai Sukabumi sepanjang 30,5 kilometer.

IMG_20180825_133405

“Untuk pembangunan tahap pertama antara Bogor – Cigombong sepanjang sekitar 7 km ditargetkan sesai akhir tahun ini,” kata Zulfikri.

Zulfikri yakin dapat mencapai target itu meskipun saat ini persoalan kerohiman masih belum selesai. “Tapi dalam satu bulan ini uang kerohiman sudah selesai, sehingga setelah itu bisa dikebut,” katanya. (aliy)