Angkasa Pura 2

Mobil Listrik MAB Kendaraan Premium Dengan Harga Rp3,7 Miliar

Bandara Koridor OtomotifJumat, 31 Agustus 2018
IMG-20180901-WA0004

IMG-20180901-WA0002

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Prabowo, wakil dari PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menjelaskan bus listrik MAB memiliki kandungan lokal mencapai 60%, atau sudah memenui syarat untuk produksi mobil di dalam negeri. Komponen inti mobil listrik yang kini diujcoba teratas di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sudah dibuat di dalam neger, termasuk chassisnya.

Sedangkan sisanya seperti baterai, motor listrik, serta motor controller-nya masih dibuat di Shanghai, China. Kendati demikian, timnya terus mengupayakan agar pembuatan baterai bisa dilakukan di Indonesia.

“Bus listrik ini memiliki spesifikasi panjang 12 meter dan lebar 2,5 meter. Kapasitas angkut 60 orang penumpang. Pada jantung mekanis, disematkan motor listrik yang terhubung dengan baterai listrik berkapasitas 259 kWh dengan daya jelajah 250 km untuk sekali isi daya,” kata Prabowo saat dikonfirmasi BeritaTrans.com.

Harga Rp3,7 Miliar

untuk saat ini, bus listik MABĀ  dijual dengan harga Rp3,7 miliar. “Memang masih lebih mahal dibandingkan mobil konvensional lainnya. Harga yang paling mahal dan belum bisa membuat sendiri atai baterai. Sedang satu bus dilengkapi dengan 12 baterai,” aku Prabowo.

Yang pasti, mobil listrik MAB ini, papar Prabowo, dibuat untuk kelas premium Kapasitas angkut 60 orang, dilengkapi AC, stopper kursi roda dan dilengkapi fasilitas untuk penyandang difable.

“Rasanya tak berlebihan jika harga mboil liustri MAB lebih mahal dari harga mobil biasa. Dan yang terbantahkan, mobil listrik iniĀ  zero emision dan ramah lingkungan karena digerakkan dengan listrik atau baterai,” tandas Prabowo.(helmi)