Angkasa Pura 2

Kebijakan Ganjil Genap, Upaya Kendalikan Penggunaan Kendaraan Pribadi di Jakarta

KoridorSabtu, 1 September 2018
Djoko Setijowarno1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno, ST, MT  menyambut positif dan setuju kebijakan Pemprov DKI Jakarta memperpanjang kebijakan  ganjil-genap sampai pelaksaan Asia Paralimpic Games 2018. Pemprov DKI Jakarta akan menerbitkan Pergub baru untuk mengatur kebijakan ganjil-genap sampai perhelatan Asian Paralimpic Games nanti.

Bila perlu, lanjut Djoko.  kebijakan ganjil-genap ditambah ruas jalan-jalan arteri di ibukota Jakarta ini.  “Kebijakan ini (ganjil-genap) merupakan bagian dari upaya mengalihkan pengguna kendaraan  pribadi ke angkutan umum. Dengan begitu, tingkat kepadatan lalu litas berkurang dan kemacetan parah bisa dihindari,” kata Djoko kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

Pemprov DKI Jakarta memutuskan meneruskan pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap hingga berakhirnya Asian Para Games, tanggal 13 Oktober 2018. Namun, terdapat sejumlah penyesuaian sehingga penerapan ganjil genap bakal berbeda dibandingkan yang berlaku untuk kebutuhan Asian Games saat ini.

Dikatakan Gubernur Anies, penerapan sistem ganjil genap antara Asian Games dan Asian Para Games. ”Kalau kita lakukan jeda, lalu kemudian harus menegakkan aturan lagi, perubahan kebiasaan lagi. Karena itu, tuntaskan sampai dengan Asian Para Games,” ucap Gubernur DKI Anies Baswedan di Jakarta, kemarin.

Penerapan sistem ganjil genap sekarang berjalan berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap selama Penyelenggaraan Asian Games 2018. Dengan Pergub itu, penerapan bakal berakhir pada Minggu (2/9/2018).

Namun, penyelenggaraan Asian Para Games yang bakal diikuti atlet-atlet difabel se-Asia pada 6-13 Oktober mendatang itu juga membutuhkan pembatasan jumlah kendaraan di sejumlah ruas jalan Jakarta untuk kelancaran lalu lintas para atlet.

“Karena itu, Gubernur Anies memutuskan kebijakan ganjil genap diteruskan dan berlaku pukul 06.00-21.00 juga. Bakal ada pergub baru yang menggantikan Pergub Nomor 77 Tahun 2018,” papar Anies.(helmi)