Angkasa Pura 2

Tiga Jenis Diklat TrainAir Plus Pusbang SDM Hubud Berkelas Dunia

SDMSenin, 3 September 2018
IMG-20180903-WA0010

IMG-20180903-WA0006

BADUNG (BeritaTrans.com) – Program Pelatihan 2018 yang akan dilaksanakan merupakan Standar Training Package (STP) yang dimiliki oleh Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara (Pusbang Hubud). Mereka  telah mendapatkan pengakuan secara internasional melalui sertifikasi dari ICAO TrainAir Plus.

TrainAir Plus Pusbang SDM Hubud ada tiga jenis diklat personel penerbangan  yang sudah diakui  dan memenuhi standar ICAO.

Diklat Internasional Bidang Penerbangan itu meliputi:  Ramp Safety Awareness, Foam Tender Operation and Defensive Driving. Sedang yang ketiga Aerodrome  Control Tower Refresher.

“Negara-negara di dunia bisa ikut diklat TrainAir Plus dan membayar royalty ke ICAO. Sedang diklatnya dilakukan di Pusbang SDM Hubud di Curug, Tangerang,” kata Kapusbang SDM Hubud Sri Lestari  Rahayu,SH, LLM kepada pers di Badung, Senin (3/9/2018).

Bukan hanya itu, lanjut dia,  Pusbang SDM Hubud juga mempunyai instruktur yang profesional dan memenuhi standar ICAO. “Jadi, standar diklat personel penerbangan di Indonesia sama dengan di dunia,” jelas Sri Rahayu.

Data yang dihimpun BeritaTrans.com para instruktur andalan Pusbang SDM Hubud  yang sudah memenuhi standar ICAO itu antara lain, Sukarwoto, S.SiT,  M.Si,  M.Faizal S.SiT sekaligus  mara sumber yang  tampil pada sesi pertama diklat di Bali ini.

Instruktur lainnya adalah Ahmad Bachrawi, S.SiT, M.Si yang kini magang di maskapai Indonesia AirAsia. Program tersebut merupakan bagian beasiswa kerja sama STPI  Curug dengan ENAC Prancis.

Indonesia  di Kancah International

Seperti diketahui,  progran  diklat Ramp Safety Awareness di Bali ini dilaksanakan  Pusbang SDM Hubud bersama BP3 Curug  dalam rangka meningkatkan peran aktif Negara Indonesia di kancah internasional.

Diklat yang diikuti 21 peserta akan berlangsung sampai Jumat (7/9/2018) mendatang. Mereka berasal  dari negara-negara berkembang, diantaranya Palestina, Afghanistan, Maldives, Srilanka, Bhutan, Mongolia, Seychelles, Nepal, Vietnam, Myanmar, Laos dan Indonesia.

Peserta  akan melaksanakan kegiatan pembelajaran di dalam ruang kelas dan juga study visit ke Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar Bali.

Diakhir program diklat nanti, peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan kemampuan untuk implementasi ramp safety berdasarkan Standar and Recommend Practices ICAO.(helmi)

loading...