Angkasa Pura 2

Begini Perjalanan Panjang Menuju Klinik Utama STIP

SDMRabu, 5 September 2018
FB_IMG_1536104491296

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sebagai Penguji Kesehatan Pelaut, Klinik Utama STIP Jakarta tak sekali jadi. Butuh proses panjang dan berliku, sebelum dtetapkan menjadi Klinik Utama dan siap melayani medical check up pelaut di Tanah Air.

Berdasarkan bersumber dari ketentuan STCW 1978 amandemen Manila 2010 serta MLC 2006, yakni bahwa penerbitan/perpanjangan dokumen identitas pelaut hanya dapat dilakukan setelah memenuhi persyaratan kesehatan yang dinyatakan dengan sertifikat kesehatan resmi yang dikeluarkan oleh Ditjen Hubla Kemenhub.

“Agar dapat melakukan pengujian dan sertifikasi kesehatan tersebut, Klinik STIP harus mendapat pengakuan resmi (approval) dari Ditjen Hubla dan mengubah izin operasional yang saat itu masih klinik pratama menjadi klinik utama, sesuai Permenhub No 70 tahun 2013,” sebut akun @stip Jakarta.

Proses pengajuan tenaga medis tambahan dan sarana prasarana dimulai pada pertengahan tahun 2014, dan penambahan dokter, perawat, analis laboratorium, apoteker, serta alkes EKG, rontgen, audiometri terealisasi pada akhir tahun yang sama.

Tahun 2015 adalah tahun renovasi, dimana dengan keterbatasan luas bangunan Klinik STIP, harus dibuat pembagian untuk ruang mata, THT, serta ruang rontgen berlapis timbal untuk mencegah paparan radiasi.

40119460_897504337114207_8106125432551636992_n

Berkas ke Pemda

Kesulitan utama muncul sepanjang tahun 2016-2017 saat melengkapi berkas pengajuan ke Pemda, karena tim medis klinik harus bergelut antara tugas pelayanan terhadap taruna maupun peserta diklat.

Dengan usaha mengumpulkan dokumen administrasi berupa akta notaris pendirian STIP, IMB, KRK, sertifikat tanah, dokumen lingkungan (AMDAL), surat RT RW dan persetujuan tetangga, mengurus izin gangguan (UUG), dan banyak dokumen penting lainnya.

Setelah beberapa visitasi dari Pemprov DKI melalui Sudinkes Jakarta Utara, akhirnya terbitlah izin operasional Klinik Utama STIP pada tanggal 10 November 2017.

Sertifikat approval terbit pada tanggal 9 Juli 2018. Perjalanan panjang ini menjadi kebanggaan tersendiri, bahwa dengan kerja keras serta kekompakan, niat baik niscaya akan membuahkan hasil yang baik pula.(stip/helmi)

loading...