Angkasa Pura 2

Stasiun Gambir Tingkatkan Sarana Ibadah

EmplasemenRabu, 5 September 2018
FB_IMG_1536108920468

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Tak hanya terus meningkatkan layanan penumpang untuk menggunakan kereta api (KA) Stasiun besar Gambir juga meningkatkan fasilitas penunjang lain, salah satunya yakni sarana ibadah bagi para pengguna jasa dan pengantar.

Saat ini di Stasiun Gambir telah disediakan mushala khusus penumpang KA yang terletak di pintu masuk sebelah utara, hall lantai 1, dan masjid di dekat area parkir selatan.

Kedua mushala tersebut menurut Senior Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop I Edi Kuswoyo, total dapat menampung 96 orang. Mushala di sebelah utara dapat menampung 11 orang, sedangkan yang berada di lantai 1 dapat menampung 65 orang, dengan tambahan 20 orang di lorong sehingga total 85 orang. Sementara untuk masjid memiliki kapasitas 235 orang.

“Fasilitas tempat ibadah di area stasiun diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api, dengan standar kebutuhan tolak ukur,” jelas Edi di Jakarta ditulis Rabu (5/9/2018).

Untuk Stasiun Besar kapasitas saranah ibadah; pria (11 normal, 2 difabel), wanita (9 normal, 2 difabel). Stasiun Sedang pria (7 orang), wanita (5 orang) dan Stasiun Kecil 3 orang pria/wanita.

Merujuk pada PM Perhubungan tersebut, keberadaan mushala di stasiun Gambir telah dibangun dengan memenuhi standar yang juga tertuang dalam Surat Keputusan Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) No.: PER.U/KB.101/VI/12/KA-2017 Tentang: Pedoman Standarisasi Fasilitas Musala di lingkungan Stasiun Kereta Api.

“Seiring berjalannya waktu dan guna terus memenuhi kebutuhan ibadah calon penumpang KA dan pengunjung stasiun Gambir, maka diselenggarakan pembangunan Masjid At-Tanwir yang berdiri sampai saat ini di area parkir Selatan,” paparnya.

Kehadiran jamaah beribadah di Masjid At-Tanwir alhamdulillah terus mengalami peningkatan, khususnya pada saat ibadah shalat Jumat. Hal ini mengakibatkan sebagian jamaah harus beribadah sampai di luar area masjid.

PT KAI Daop 1 Jakarta dituturkan Edi, terus melakukan perbaikan dengan menambah fasilitas dan kapasitas masjid, yaitu menambah atap canopy. Namun, usaha memberi kenyamanan bagi jamaah yang salat di Masjid At-Tanwir masih dirasa kurang, terutama pada saat ibadah shalat Jumat.

“Kami merencanakan relokasi Masjid At-Tanwir dari area parkir Selatan ke area Utara. Relokasi dan pembangunan masjid di stasiun Gambir saat ini dalam tahap desain dalam waktu dekat (tahun 2018) segera terlaksana pekerjaan fisik masjid tersebut. Diharapkan dapat memberi kenyamanan bagi penumpang KA atau pengunjung stasiun Gambir yang ingin beribadah,” pungkasnya. (omy)

loading...