Angkasa Pura 2

Ini Pengalaman Peserta DPM dan Harapan Kepala BPSDMP

SDMKamis, 6 September 2018
IMG-20180906-WA0019

IMG-20180906-WA0008

CURUG (BeritaTrans.com) – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ir.Umiyatun Hayati Triastuti, M.Sc resmi menutup Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) di STPI Curug, Kamis (6/9/2018).

Usai penutupan, Kepala BPSDMP  Umiyatun Hayati Triastuti didampingi Ketua STPI Capt. Novyanto Widadi, MM, M.AP melakukan wawancara  dengan perwakilan peserta DPM.  Ada beberapa peserta  yang menjadi perwakilan DPM dari berbagai jenis diklat yang mereka ikuti selama lima hari kerja itu.

Dengan sikap keibuan, Ibu Hayat, bertanya pada mereka bagaimana pesan dan kesan mereka selama mengikuti DPM. Selain itu, juga menanyakan, apa pekerjaan selama ini dan selanjutnya apa yang akan dilakukan dengan bekal ketrampilan dari DPM di STPI Curug.

“Kami belum bekerja. Tapi, setelah diklat ini kami lebih yakin dan siap masuk dunia kerja. Sambil berjlan, kami akan membuka usaha sendiri seperti service AC, listrik atau lainnya sesuai ketrampilan yang diajarkan selama diklat di STPI,” kata Ali, salah satu perwakilan peserta DPM menjawab Hayati.

Harapan serupa juga disampaikan Lia Aminati, yang juga alumni DPM bidang service AC. “Kita sudah dibekali dengan ketrampilan praktis selama DPM dan mendapatkan bantuan alat-alat kerja.   Paling tidak, kita bisa membuka bengkel layanan service AC atau listrik sesuai ketrampilan diklat di STPI,” ujar Lia.

Menurut wanita asal Tangerang itu, niat awal kami ikut DPM adalah menambah ketrampilan sebagai modal kerja. Tapi, akan lebih baik jika bisa membuka usaha sendiri. “Meski perempuan, tapi saya yakin bisa melakukan pekerjaan laki-laku seperti kerja di bengkel misalnya,” kilah Lia.

Sementara, peserta DPM dari Pemkab Serang Ryan, mengaku optimis bisa segera bekerja dengan baik sesuai ketrampilan di DPM. “Di Serang banyak industri, tentu akan  banyak membutuhkan karyawan baru. Dengan bekal dari DPM ini, kita bisa masuk dan bekerja sebagai karyawan di daerah,” aku dia.

Namun begitu, sebut Ryan, jika pun tak bisa diterima bekerja di industri kita sudah memiliki ketrampilan yang diajarkan khusus selama DPM. “Dengan bekal ketrampilan serta bantuan alat-alat kerja dari STPI, kita bisa merintis usaha jasa servise sendiri,” terang putra Serang itu.

Pemda Bisa Memfasilitasi

Kepala BPSDMP Umiyatun Hayati Triastuti mengaku bangga dan optimis peserta DPM di STPI bisa bekerja sesuai kemampuan dan minatnya masing-masing. “Dari perbincangan dengan peserta, mereka mendapatkan ketrampilan dan pengalaman khusus selama DPM,” kata Hayati saat dikonfirmasi BeritaTrans.com, Kamis.

Mereka pun akan lebih siap masuk dunia kerja. Lebih dari itu, Hayati berharap Pemda mulai tingkat kelurahan sampai bupati/ walikota bisa membantu memfasilitasi para peserta DPM untuk bisa bekerja dengan baik dan hasil yang memuaskan.

“Sebenarnya, tugas BPSDMP Kemenhub sudah sampai memberikan diklat atau ketrampilan. Untuk penyerapan kerjja, pihak Pemda juga harus aktif membantu dan memfasilitasi mereka untuk bekerja,” kilah Hayati.

Dia menambahkan, para peserta DPM STPI sebanyak 619 orang termasuk para pelajar SMK Penerbangan diberikan bekal ketrampilan praktis agar mereka siap kerja. Selama lima hari kerja, seluruh peserta diberikan pembekalan dan pelatihan kerja yang baik.

“Untuk penyerapan di dunia kerja, selain peserta yang aktif, pihak Pemda selayaknya ikut membantu memfasilitasi mereka. Jika akan membuka usaha sendiri, pun mereka tetap harus dibantu dan difasilitasi,” tanas Hayati.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari