Angkasa Pura 2

Teknologi Deteksi Dini Pergerakan Tanah Sekitar Rel KA dengan Big Data

Emplasemen LitbangKamis, 6 September 2018
IMG_20180906_114612

IMG_20180906_114813

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Teknologi deteksi dini pergerakan tanah di sekitar area rel kereta api (KA) diharapkan bisa lebih fleksibel melalui penggunaan big data bisa menjadi alternatif.

“Deteksi dini lewat peta itu baik, namun disamping kualitatif harus ada kuantitatifnya, sehingga action-nya bisa lebih jelas,” tutur Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Sugihardjo di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Dengan pengembangan teknologi terkini, kata dia maka akan semakin memudahkan dalam mendeteksi dini bila terjadi pergerakan tanah yang dapat membahayakan perjalanan KA.

Pemasangan alat diteksi juga dapat dilakukan di lokomotif dan boogi KA untuk memercepat perolehan diteksi kerawanan pergerakan tanah.

IMG_20180906_121942

Kepala Puslitbang Jalan dan Kereta Fadrinsyah menambahkan bahwa saat ini ada beberapa titik rawan pergerakan tanah. Misalnya saja di Purwakarta, Jawa Barat.

“Pergerakan tanah bisa terjadi bila mengalami hujan deras, atau gempa bumi,” ujar Fardinsyah.

Pihaknya juga mendorong agar dapat memanfaatkan teknologi tepat guna dan biaya rendah.

“Kami terus melakukan diskusi seperti dengan LIPI untuk memeroleh teknologi yang terbaik untuk deteksi dini,” kata dia. (omy)