Angkasa Pura 2

Dermaga Ponton Untuk Fery atau Kapal Wisata dibangun dengan Green Technolgy

Dermaga Destinasi KoridorSabtu, 8 September 2018
Dermaga Ponton1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pembangunan dan penggunaan jembatan atau dermaga ponton makin urgen di negara kepulauan seperti Indonesia, termasuk yang mengadopsi penggunaan produk teknologi terbaru yang hemat, efisien dan ramah lingkungan.

Saat ini, jasa angkutan penyeberangan antar pulau atau di objek wisata bahari dengan pelayaran jarak pendek banyak di Indonesia. Hal itu makin dibutuhkan sejalan dengan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan termasuk di daerah kepulauan.

“Jembatan ponton dengan dermaga dihubungkan dengan suatu landasan/ jembatan yang flexibel ke darat yang bisa mengakomodasi pasang surut laut,” sebut akun @erlina indriasari di Jakarta.

Dermaga Apung adalah tempat untuk menambatkan kapal ada suatu ponton yang mengapung di atas air.  Digunakan dermaga ponton adalah untuk mengantisipasi air pasang surut sehingga posisi kapal dengan dermaga selalu sama.

Dikatakan Erlina, biasanya dermaga apung digunakan untuk kapal kecil atau feri, seperti dermaga di Raja Ampat, Papua Barat misalnya.

Seperti disebutkan Erlina dalam gambar di Atas, dermaga ponton dari bahan HDPE atau dikenal dengan Dermaga Apung HDPE yang dapat berupa kubus apung atau pipa (silinder).

Dermaga apung berbahan HDPE ini merupakan inovasi terbaru lebih tahan lama dan tidak merusak lingkungan atau ramah lingkungan (green technology).(helmi)