Angkasa Pura 2

Bahas Kasus Laka Bus Wisata di Sukabumi, Dirjen Hubdat Budi Setiyadi Akan Bertemu Seluruh Stakeholder

KoridorKamis, 13 September 2018
IMG-20180912-WA0040

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pascakejadian kecelakaan yang menimpa bus pariwisata di Cikidang Sukabumi, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan melaksanakan pertemuan dengan seluruh stakeholder terkait. Pertemuan itu untuk membahas upaya perbaikan apa saja yang akan diambil guna meningkatkan keselamatan transportasi pariwisata khususnya.

“Saya hari jumat akan melakukan rapat koordinasi, duduk bersama dengan stakeholder terkait untuk membedah kira-kira kasus yang di Sukabumi itu dari semua sisi persoalannya apa. Selain itu, kita juga ingin memperbaiki dari semua aspek dan komponen terkait keselamatan kendaraan angkutan yang berbasis massal,” ungkap Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Dirinya juga berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan masukan dan kritik yang membangun kepada Pemerintah untuk memperbaiki keselamatan di jalan.

“Kita mendapatkan banyak masukan dan kritik, dimana disatu sisi Pemerintah harus memperbaiki dari sisi regulasi, aspek pembinaan, aspek edukasi dan aspek pengawasan,” ujar Dirjen Budi.

“Pemerintah dalam hal ini adalah lembaga-lembaga yang terkait menyangkut masalah transportasi, ada Kemenhub, Kepolisian, Kementerian PUPR, Dishub Propinsi, Kabupaten/Kota, serta dari Kementerian lain yang bertanggungjawab,” sambungnya”

Periksa Operator Bus

Disamping itu, Dirjen Budi mengatakan dirinya sudah meminta kepada pihak Kepolisian untuk turut memeriksa pihak operator bus.

“Kemarin saya minta kepada Kepolisian agar saat melakukan penyelidikan terhadap kasus yang terjadi di Cikidang, yang bertanggungjawab terhadap aspek hukum tidak hanya dari pengemudinya saja, tetapi juga kepada operatornya untuk bisa dilakukan pemeriksaan,” papar Dirjen Budi.

Pimpinan tertinggi Ditjen Perhubungan Darat ini berharap setelah pertemuan nanti dirinya dapat melakukan perbaikan dan pengembangan  terhadap kerugangan yang ada dalam operasional kendaraan pariwisata.

“Kita lihat saat ini sektor wisata sedang tumbuh, tapi kita harapkan dengan adanya kejadian kemarin jangan sampai kepercayaan masyarakat pada transportasi publik menjadi berkurang dan saya berharap tidak akan menghambat pertumbuhan lokasi baru tempat wisata dan animo masyarakat untuk berwisata,” tutup Dirjen Budi.(helmi)