Angkasa Pura 2

Meriahkan Harhubnas, Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Bareng Kemenko Kemaritiman & Bogasari Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Marunda

DermagaKamis, 13 September 2018
2018-09-13 16.49.27

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sebagai bagian dari rangkaian gebyar Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2018, Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok memobilisasi penanaman 1.000 mangrove di pantai Marunda, Jakarta Utara.

Aksi reboisasi pesisir Jakarta, Kamis (13/9/2018), itu digeber Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Ditjen Perhubungan Laut dengan supervisi Kementerian Kemaritiman dan didukung Bogasari.

Seluruh instansi di Pelabuhan Tanjung Priok ikut dilibatkan dalam gerakan tersebut termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bea Cukai, Dewan Pelabuhan, Kantor Kesyahbandaran, Karantina dan lainnya.

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Captain Hermanta, M.Mar, mengutarakan pelaksanaan penanaman mangrove di Jakarta Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir Jakarta.

“Hari ini kita baru taman seribu manggrove yang dikembangkan oleh pihak Indofood divisi Bogasari yang berkontribusi untuk memeriahkan hari perhubungan nasional,” ujar Hermanta.

Penanaman mangrove itu, dia menjelaskan berguna untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia dengan menyerap polusi dan debu dari udara, membangun kembali habitat dan ekosistem alam, mencegah pemanasan global dengan menangkap karbon dioksida dari udara.

2018-09-13 16.49.54

2018-09-13 17.01.55

2018-09-13 16.49.45

Ia menyebutkan sebanyak 1,8 juta hektare tanaman manggrove di Indonesia perlu dilakukan peremajaan dengan 95.181 km garis pantai, 130 juta hektare hutan, dan 3,7 hektar juta manggrove terluas di Asia bahkan dunia.

“Mangrove selama ini dikenal dengan tanaman hijau yang memiliki banyak akar, berbatang kokoh mampu menjadi filter air, polisi, dan udara, menahan abrasi,” tambahnya.

Asisten Deputi Bencana Lingkungan dan Maritim Kemenko Kemaritiman, Sahat Pangabean menyebutkan wilayah paling kritis ada di pantai Utara Jawa (Pantura) yang membutuhkan penanaman manggrove

“Satu hektare idealnya perlu ditanamkan 10.000 batang. Artinya kalau 1,8 juta hektare, berarti ada 18 Miliar batang di seluruh Indonesia. Kita harapkan kegiatan ini berkelanjutan dengan kontribusi dari stakeholder pelabuhan,” kata Sahat.

Vice President Human Resources Bogasari, Anwar Agus menyebutkan bibit manggrove yang ditanam merupakan pengembangan dari pihak Bogasari yang selama ini melakukan semai tanaman di lingkungan pabrik.

“Bakau ini kita ambil dari jatuhan bibit bakau di sepanjang pesisir Jakarta yang kami semaikan di pabrik kami dan sudah berusia 9 bulan serta siap tanam. Semoga bibit ini bisa bertahan hidup di pesisir Jakarta Utara,” kata Anwar. (awe).