Angkasa Pura 2

Buruk, Manajemen Pembangunan Sarpras Pendukung MRT

KoridorSenin, 17 September 2018
FB_IMG_1537142819676

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Masyarakat yang tinggal di Jabodetabek dapat melihat pemandangan buruk tentang proses pembangunan prasarana dan sarana (sarptas)pendukung mass rapit transit (MRT) dari Jl Panglima Polim hingga Jl Fatmawati yang dibangun MRT layang.

“Pembangunan trotoar itu seperti tanpa memakai manajemen, pejalan kaki sama sekali tidak punya akses. Padahal di sana banyak pertokoan dan sekolah,” kata pengamat transportasi dan Direktut Instrans Darmaningtyas saat di hubungi BeritaTrans.com di Jakarta.

Dikatakan, selokan juga main tutup saja tidak dibersihkan dulu, entah bagaimana nasib kabel-kabel itu. Salah seorang Ketua RT di Gandaria Selatan menuturkan, ketika dia melapor ke PT MRT dijawab “bukan tanggung jawabnya.”

FB_IMG_1537142826100

Dan memang itu. Kalau dilihat lokasinya mestinya tanggung jawab Dinas Binamarga. Tapi, menurut Tyas, sepertinya Dinas Binamarga tak ada komunikasi dengan warga setempat sehingga pak RT pun tidak tahu kemana harus mengadu.

“Semoga managemen pembangunan yang buruk itu tidak terjadi di lain tempat,” harap Tyas seperti dilansir akun @darmaningtyas.

Seperti diketahui, sebentar lagi Indonesia terutama Jabodetabek akan memasuki musim penghujan. Tak bisa dibayangkan, jika hujan turun air melimpah. Sementara, jaringan drainase tidak disiapkab dengan baik.(helmi)