Angkasa Pura 2

Awas, Pekerja Perempuan Rawan Jadi Korban Kecelakaan di Jalan Raya

Aksi Polisi Koridor SDMRabu, 19 September 2018
FB_IMG_1537359288296

JAKARTA (BeritaTrans.com) -  Kaum perempuan ternyata  rawan menjadi korban kecelakaan di jalan. Apalagi mereka yang bekerja dan beraktivitas menggunakan sepeda motor.

“Dari survey yang diadakan  Queenrides, 800-an perempuan usia 24-40 tahun diwawancarai  menunjukkan bahwa 80% dari perempuan yang berkendara, mencari nafkah untuk keluarganya,” sebut Erlina Indriasari, salah satu pejabat di Ditjen Hubdat.

Sementara, menurut data Korlantas Polri,  angka kecelakaan yang melibatkan perempuan bermotor meningkat hingga 49,5%.

“Jumlah itu merupakan data Korlantas Polri tahun 2014,” seperti dikutip dari @erlina indiasari yang juga akademisi STTD Bekasi itu lagi.

Fakta saat ini, termasuk di Jakarta dan sekitarnya banyak pekerja termasuk kaum wanita pergi dan pulang naik sepeda motor.

Kondisi tersebut bisa dilihat di sepanjang jalan Kalimalang, mulai Bekasi sampai Jakarta Timur. Setiap jam berangkat atau pulang kerja, jalanan selalu macet dan didominasi oleh pengguna kendaraan roda dua termasuk kaum perempaun.

Mereka itu sangat rawan menjadi korban kecelakaan di jalan raya. Data Korlantad Polri, hampir 70% korban kecelakaan di jalan raya melibatkan pengguna sepeda motor.

Itulah sebabnya, Pemerintah melalui Kemenhun dan BUMN menyiapkan saran mudik gratis baik saat Lebaran atau  Natal dan Tahun Baru. Salah satu tujuannya mengurangi pemudik dengan sepeda motor karena rawan kecelakaan.(helmi)