Angkasa Pura 2

Kota Agats Papua Yang Ramah Lingkungan dan Minim Laka Lantas

Koridor SDMMinggu, 23 September 2018
IMG-20180923-WA0021

IMG-20180923-WA0016

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Di Kota Agats (Kab. Asmat, Papua) merupakan kota ramah lingkungan dan tertib berlalu lintas.  Kota  di provinsi paling timur Indonesia itu layak menjadi contoh bagi daerah lain di Tanah Air.

“Di Agats) Terdapat sepeda listrik kurang lebih 2.700 unit. Roda tiga bermotor ada13 unit. Pangkalan ojek 21 lokasi menggunakan sepeda listrik,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto  Semarang Djoko Setijowarnp kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Minggu (23/9/2018).

Dikatakan, di Agats ada Perda No.6 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum. Selain itu juga ada Perda No.7 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha.

Selain itu, menurut Djoko, ada pula Perbub No.24 Tahun 2017 tentang Angkutan Darat dan Sungai.

Tarif ojek sepeda listrik kisaran Rp20 ribu – Rp50 ribu.

Sementara, iuran retribusi sepeda listrik pribadi Rp150 ribu per tahun, sedangkan untuk usaha sewa seperti ojek Rp500 ribu per tahun.

IMG-20180923-WA0017

Agats Minim Laka

Selama ihi, di Kota Agats minim kecelakaan lalu lintas, bahkan tidak ada sama sekali. “Hal itu tak lepas dari kesedaran masyarakat dalam perilaku taat dan tertib berlalu lintas di Agats,” sebut Djoko.

Memang belum ada kendaraan roda empat di Agats. Pasalnya, lebar jalan maksimal 4 meter, sehingga  tak cukup  dilalui kendaraan roda empat atau lebih.

Di Kota Agats, tambah Djoko sudah mulai terbangun jembatan komposit baja beton tahun 2010. “Sebelumnya seluruh jaringan jalan berupa jalan kayu,” tandas anggota MTI itu.(helmi)

loading...