Angkasa Pura 2

Angkasa Pura I Siapkan 16 Autogate Imigrasi di Bandara Ngurah Rai

BandaraSelasa, 25 September 2018
IMG_20180925_095817

BALI (BeritaTrans.com) – PT Angkasa Pura I menyiapkan 16 outogate imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali jelang pertemuan Dunia World Bank-IMF Oktober 2018 mendatang.

Co GM Komersial Bandara Ngurah Rai Rahadian Dewanto Yogisworo menyebutkan, enam autogate di terminal kedatangan itu disiapkan untuk mempercepat arus penumpang.

“Di atas ada 10 autogate dan enam di bawah. Imigrasi manual ada 24 gate,” ujar Rahadian ditulis Selasa, 25/9/2018).

Dia menyanpaikan bahwa diprediksi kedatangan delegasi akan mencapai 18.000 selama empat hari. Yakni dua hari sebelum acara dan dua hari pasca acara.

Mengapa menggunakan autogate, kata Rahadian dapat mengurangi waktu 10-15 detik per-orang. Menggunakan autogate hanya memerlukan waktu 30 detik.

“Otomatis ini akan juga meningkatkan kenyamanan para penumpang,” ungkapnya.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I Devy Suradji menambahkan, pihaknya juga berusaha meningkatkan kenyamanan dan eksperien sejak penumpang turun dari pesawat menuju imigrasi dan terminal.

Jarak tenpuh 600 meter ke pintu imigrasi pun dibuat seperti pendek dengan suasana yang nyaman dan hommy.

“600 meter berjalan tetapi tak terasa capai , tiba-tiba sudah sampai di gerbang imigrasi,” tutur Devy.

Setelah keluar dari area imigrasi, penumpang dapat melihat terminal maps. Dengan begitu dapat menentukan apakah langsung keluar, mampir ke ATM, atau berbelanja terlebih dahulu sebelum meninggalkan bandara. (omy)

loading...