Angkasa Pura 2

Masuk  Merauke, DAMRI Jangkau  Pelosok Negeri

KoridorSelasa, 25 September 2018
IMG-20180925-WA0010

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Layanan Bus Perum DAMRI kini sudah diakui menjadi pelopor layanan bus perintis hingga daerah yang belum dijangkau dan dilayani transportasi umum.

“Salah satunya adalah keberadaan Bus DAMRI di Kab. Merauke, Papua,” kata Kepala Lab TransportasibUnika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno di Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Dikatakan, ada lima rute atau trayek Bus Damri di Merauku, yaitu Merauke-Sotta sejauh 108 km ditempuh 1,5 jam, tarif Rp 30 ribu,  Merauke-Kuik Pasar (110 km, 2,5 jam, Rp 30 ribu), Merauke-Rambu Toray (160 km,  4 jam, Rp 50 ribu), Merauke-Jagebob (160 km,  4 jam, Rp 60 ribu) dan Merauke-Muting (250 km,  5 jam, Rp 100 ribu).

Daerah tujuan bus DAMRI tersebut, lanjut Djoko,  merupakan lumbung pangan yang dihuni para transmigran yang kebanyakan berasal dari Pulau Jawa.

Menurut Djoko, layanan setiap hari sekali perjalanan pulang pergi (2 rit) dengan armada bus yang sama. Kecuali ke Muting menggunakan dua bus yang bersamaan berangkatnya. Awak bus disediakan penduduk tempat menginap dan hanya bus ini yang tidak menggunakan pendingin (AC).

Terminal Wamanggu merupakan titik awal keberangkan semua armada bus Damri setiap hari mulai jam 09.00.

Dengan kondisi jalan dan lingkungan masih minim, tambah Djoko, maka  sebaiknya ditambah bantuan kenek, terutama rute Merauke-Muting.

“Jika ada kerusakan bus atau gangguan kondisi jalan, selain pengemudi ada kenek yg bisa membantu mengatasi masalah.  Dan layanan ke masyarakat tidak terlalu bermasalah,” tandas Djoko.(helmi)

loading...