Angkasa Pura 2

Uji Coba E-Tilang Berlaku Mulai 1 Oktober di Jln Sudirman-Thamrin

Aksi Polisi KoridorSelasa, 25 September 2018
IMG-20180925-WA0009

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan melakukan uji coba tilang elektronik (e-Tilang) mulai tanggal 1 Oktober 2018 mendatang. Para pengguna jalan diminta hati-hati dan tertib berlalu lintas.

Melalui tilang elektronik ini, siapapun pelanggar lalu lintas akan ditindak. Yang mengawasi pelanggaran di jalan khususnya dibtarffuc light atau lampu merah, bukan lagi oknum petugas. Tapi camera pemantau atau CCTV yang tak bisa disuap dan dikelabui.

“Uji coba ini akan diberlakukan di sepanjang ruas Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin. Jika sukses, area pemberlakuan e-tilang bisa saja diperluas di Kota Jakarta ini,” sebut akun @tmc polda metro dan @dishub dki jakarta menyebutkan.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusuf, S.I.K., M.Hum, mengatakan e-Tilang ini berlaku bagi semua kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Siapapun yang melanggar akan ditindak dan diberikan sanksi secara adil.

Dirlantas menerangkan bahwa kepolisian memiliki alamat semua pemiliki kendaraan yang memiliki plat B sesuai tertera dengan STNK. “Bagi para pelanggar akan menerima surat penilangan di rumah yang berisi bukti pelanggaran beserta metode pembayaran tilang,” jelas Dirlantas lagi.

“Kepolisian tidak akan menahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) pengendara yang melakukan pelanggaran seperti biasa. Apabila pengendara melakukan pelanggaran lagi, maka akan diakumulasi,” terangnya.

Menurut Dirlantas, bagi para pelanggar bisa membayarkan dendanya di bank seperti jika ditilang pada umumnya. Jika tidak dibayarkan maka STNK kendaraannya akan diblokir dan tidak bisa bayar pajak kendaraan bermotor sebelum membayar denda tilang.(helmi)