Angkasa Pura 2

Jelang Pertemuan IMF dan Bank Dunia, Kebijakan Ganjil-Genap Diterapkan di Bali

KoridorRabu, 26 September 2018
IMG-20180926-WA0011

IMG-20180926-WA0010

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap akan diterapkan di Bali mulai 7 Oktober hingga 16 Oktober 2018. Pemberlakukan rekayasa lalu lintas melalui ganjil-genap dilakukan saat gelaran Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia di Bali.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat
Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Budi Setiyadi menjelaskan, pelaksanaan ganjil-genap di Bali kali ini berbeda dengan di Jakarta. “Jika di Jakarta pemberlakuan ganjil-genap berlaku sepanjang hari, di Bali hanya akan berlaku dari pukul 06.00 hingga 09.00 WITA dan berlanjut pada pukul 15.00 hingga 19.00 WITA,” kata Dirjen Hubdat di Jakarta, Rabu (26/9/2018) petang.

“Sudah dirapatkan di Bali dan sudah didaptkan semacam persetujuan Dishub (Dinas Perhubungan) dan Polda Bali sudah menyetujui semua dan kami sekarang membuat regulasinya berupa peraturan menteri,” ujar Budi saat memberikan keterangan pers itu.

Dikatakan, kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan dengan bekerja sama dan didukung pebuh oleh Dishub Bali serta Polda Bali.

“Saat ini pihak Dishub dan Polda Bali telah melakukan sosialisasi dengan memasang spanduk-spanduk di setiap ruas jalan di Bali. Ketentuan ganjil-genap ini diperuntukkan untuk mobil-mobil pribadi termasuk taksi online,” papar Dirjen Hubdat.

Jalan yang Diberlakukan Ganjil-Genap

Adapun beberapa ruas jalan yang akan dikenai ganjil-genap adalah jalan nasional menuju Nusa Dua yang meliputi Jalan By Pass Ngurah Rai, Jalan Raya Uluwatu, Jalan Kampus UNUD, Jalan Uluwatu II, dan Jalan Siligita.

“Dan selama pelaksanaan di sana tujuannya untuk membiasakan masyarakat bahwa pada event-event seperti itu memang ada beberapa perbedaan menyangkut rekayasa lalu lintas dan penganturan bidang lalu lintasnya,” tandad Dirjen Budi.

Sebagai alternatif pembatasan tersebut, Kemenhub pun menyediakan 50 armada bus umum untuk mengubah kebiasaan masyarakat yang kerap menggunakan kendaraan pribadi beralih ke kendaraan umum.(helmi)

loading...