Angkasa Pura 2

Hadapi Persaingan, KAI-KA Log Akan Bersinergi Dan Terapkan Pola Single Tarif

Emplasemen KoridorSelasa, 2 Oktober 2018
IMG-20181002-WA0014

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edy Sukmoro mengatakan, pihak KAI bersama PT KA Logistik akan memikirkan dan menyusun pola single tarif yang akan diterapkan pada konsumennya.

Masalah ini cukup dilayani KAI saja atau KA Log saja tak harus mmbayar dua kali. Selanjutkan angkutan barang dengan moda KA semakin baik dan berkontribusi lebih besar ke perusahaan bangsa dan negara.

“Dengan begitu (single tarif), tak perlu tarif gandan dan pelayanan bisa kangsung dari konsumen  ke tempat yang mereka kehendaki. Bisa ke pabrik atau dermaga pelabuhan untuk ekspor atau sebaliknya,” kata Edy di Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Dia berpendapat, idealnya tarif pengangkutan muatan logistik menggunakan kereta api harus sama atau lebih murah dibandingkan dengan pengangkutan muatan menggunakan truk atau melalui jalan raya.

Oleh sebab itu, manajemen KAI   membutuhkan masukan dari para pemilik usaha untuk bisa mengetahui perbandingan tarif antara kereta api dan truk.

“Kami harapkan mendapat masukan dari para pemilik barang. Kalau mereka angkut lewat jalan raya berapa dan berapa yang bisa kita tawarkan supaya mereka mau pindah,” kata Edy  disela-sela diskusi publik mengenai angkutan logistik itu.

Tak hanya soal tarif, Edy juga memikirkan kelanjutan transportasi ketika telah diangkut menggunakan kereta api. Pasalnya, para pemilik barang atau pelaku usaha tak bisa hanya dari stasiun ke stasiun.

“Jadi misalkan dari pabrik harus ke store house. Artinya pemilik barang mendapatkan kemudahan, diangkut dari titik semula sampai titik yang dia mau, bukan stasiun,” papar Edy.

Sinergi Pihak Ketiga

Dia menambahkan, KAI atau KA Log tentu akan bersinergi dengan pihak lain termasuk pemilk barang dan usaha angkutan barang seperti Organda atau Aptrindo. Kini zaman sudah berbah dan KAI perlu mengedepankan sinergi.

“KAI akan mengangktlut barang dati stasiun ke stasiun, dan selanjutnya ke konsumen diangkut truk KA Log atau mitra-mitranya,” kilah Edy didampingi Kahumas KAI Agus Komarudin itu.

Ke depan, tambah dia, angkutn barang dengan KA harus lebih efiesien, murah dan  terjangkau. “KAI harus mampu memberikan layanan terbaik dan harga bersaing,” tegas Edu Sukmoro.(helmi)