Angkasa Pura 2

Kampanye Kespel, UPP Branta Bagikan 500 Jaket Pelampung dan 30 Ring Buoy

DermagaSelasa, 2 Oktober 2018
IMG-20181002-WA0024

IMG-20181002-WA0023

SAMPANG (BeritaTrans.com) – Kampanye keselamatan pelayaran (kespel), Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Branta membagikan 500 jaket pelampung dan 30 ring buoy.

Pelaksanaannya dibarengi dengan rangkaian Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Pelabuhan Tanglok, Kabupaten Sampang.

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Sampang beserta Forpimda Sampang, Stakeholder Pelabuhan Branta, Operator dan Nakhoda serta Crew Kapal Penyeberangan Penumpang Pulau Mandangin, Tokoh Masyarakat & Kepala Desa Gili Mandangin, Kadishub Prop Jatim, Kadishub Kabupaten Sampang, Kepala UPT Ditjen Hubla Wilayah Madura, dan Dharma Wanita Persatuan KUPP Branta.

“Kampanye Keselamatan Pelayaran ini bertujuan mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama menjadi pelopor tentang keselamatan dan keamanan jasa transportasi laut,” jelas Kepala KUPP Kelas III Branta Edi Kuswanto, SH, MM di Sampang, Selasa (2/10/2018).

500 life jacket dan 30 ring buoy diberikan kepada 23 kapal penyeberangan tradisional dari Pelabuhan Tanglok Sampang – Pulau Gili Mandangin PP.

Bupati Sampang kata dia mengapresiasi apa yang dilakukan KUPP Branta dengan kegiatan Kampanye Kespel ini.

IMG-20181002-WA0025

“Dia berharap masyarakat bersama instansi terkait untuk bersama-sama ikut meningkatkan keselamatan dan keamanan jasa transportasi laut,” tuturnya.

Tokoh Masyarakat Pulau Mandangin H Muis juga mengucapkan terima kasih kepada KUPP Branta yang telah memberi perhatian lebih terhadap masyarakat Pulau Mandangin.

Edi menegaskan bahwa setelah pemberian life jacket ini, secara berkala akan dievaluasi terhadap kepatuhan operator dan Nakhoda Kapal akan terpenuhinya aspek keselamatan, keamanan dan kelaiklautan kapal.

“Dengan begitu, akan tercapai transportasi laut yang aman, nyaman dan zero accident karena Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama,” papar dia.

Kejuaraan Seni Pencak Silat

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Harhubnas 2018, pihak KUPP Branta bekerjasama dengan Pengkab IPSI Bangkalan menyelenggaran Kejuaraan Pencak Silat Seni yang diikuti 361 Pesilat dari 10 Perguruan Pencak Silat se-Madura.

IMG-20181001-WA0073

“Kejuaraan ini adalah untuk menjaring pesilat potensial untuk dikirim berlaga pada event Piala Pelajar Propinsi Jawa Timur,” ujar Edi yang juga menjabat sebagai Ketua Pengkab IPSI Kabupaten Bangkalan.

Momentum keberhasilan Indonesia meraih 14 Medali Emas pada Asian Games diharapkan bisa meningkatkan frekuensi kompetisi atau event Kejuaraan Pencak Silat lainnya, yang pada akhirnya akan melahirkan pesilat-pesilat angguh yang bisa mengharumkan Bangsa.

Kejuaraan diselenggaran di GOR Saka Bangkalan 15-16 September 2018 dengan Juara Umum diraih PPS Joko Tole, Juara Umum II Perguruan Bambu Kuning dan Juara Umum III diraih oleh Perguruan Pamur.

Ketua KONI Bangkalan mengapresiasi Inisiatif Kantor UPP Kelas III Branta yang menyelenggaran event ini dan diharapkan menjadi agenda Tahunan serta bisa ditiru oleh Institusi lainnya.

IMG-20181001-WA0074

Selanjutnya pada 17 September 2018 juga dilakukan Bakti Sosial masih dalam peringatan Harhubnas diantaranya dengan memperbaiki akses jalan ke pelabuhan. (omy)

loading...