Angkasa Pura 2

Sektor Perkeretaapian, Ini Capaian dan Progresnya di Tahun 2018

EmplasemenSelasa, 2 Oktober 2018
255490_medium-553x372

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pada tahun 2018 Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan memiliki target dan pencapaian pembangunan jalur kereta api (KA) dan pembangunan stasiun. Untuk pembangunan jalur KA termasuk jalur ganda dan reaktivasi pada tahun ini dilakukan 366,6 km’sp.

Peningkatan dan rehabilitas jalur KA sepanjang 15 kilometer, dan pembangunan stasiun/bangunan operasional KA sebanyak 33 unit.

“Pembangunan jalur KA yang sudah rampung diantaranya jalur KA menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumatera Barat sepanjang empat km’sp termasuk pembangunan stasiun dan peningkatan prasarana eksisting (2014-2018),” jelas Kepala Humas Ditjen Perkeretaapian Eben Sihombing kepada BeritaTrans.com, Selasa (2/10/2018).

Selanjutnya pembangunan jalur ganda KA Martapura-Baturaja sepanjang 32 km, sp termasuk persinyalan elektrik (2016-2018). Pembangunan LRT Palembang sepanjang 23 km, termasuk pembangunan 13 stasiun dan depo (2016-2018).

Penyelesaian pembangunan jalur ganda KA Bandara Soekarno Hatta sepanjang 12 km, sp (2016-2018). Pembangunan jalur ganda Prabumulih-Kertapati 85 km, sp (2015-2018). Stasiun Palmerah dua lantai, Stasiun Kebayoran, Stasiun Parung Panjang, dan Stasiun Maja juga sudah dirampungkan.

“Ditjen Perkeretaapian juga telah menyelesaikan pembangunan stasiun dan elektrifikasi jalur KA Bekasi Timur, Cibitung, dan Cikarang,” ungkapnya.

Selain itu juga, dari data Ditjen Perkeretaapian, pihaknya saat ini menargetkan beberapa penyelesaian pembangunan jalur KA hingga akhir tahun 2018 ini.

Jalur KA itu antara lain Binjai-Besitang sepanjang 80 km, sp termasuk membangun tujuh stasiun (2015-2018). Upaya ini dilakukan sebagai jaringan KA trans Sumatera yang berfungsi mengurangi kemacetan dan beban jalan raya.

“Jalur KA Bantar Tinggi-Kuala Tanjung sepanjang 21,5 km, sp berikut tiga stasiun dalam upaya peningkatan konektivitas dari KEK Sei Mangke ke Pelabuhan Kuala Tanjung (2011-2018)9,” kata dia.

Pembangunan depo Cipinang yang merupakan bagian dari modernisasi fasiilitas perkeretaapian untuk Jatinegara-Bekasi (2015-2018). Penyelesaian pembangunan KA layang Medan-Bandar Khalifah delapan km, sp dan dua stasiun (2015-2018).

Lainnya adalah penyelesaian LRT DKI Jakarta 5,6 km, sp dan enam stasiun serta depo (2016-2018). Pembangunan jalur ganda Maja-Rangkasbitung sepanjang 17,5 km, sp dan elektrifikasi (2016-2018).

Jalur KA Makassar-Parepare sepanjang 29,5 km, sp + 4,7 km, sp jalur simpang Garongkong (2015-2018). Jalur ganda Solo-Kedungbanteng 42,5 km, sp (2015-2018). Jalur ganda Madiun-Jombang 84 km, sp (2016-2018).

“Saat ini juga tengah diselesaikan pembangunan stasiun jalur Bekasi yakni Stasiun Buaran New, Klender, Klender Baru, Stasium Cakung, dan Stasiun Kranji,” tutup Eben. (omy)

loading...