Angkasa Pura 2

Terus Meningkat, KAI Bidik Angkutan Barang Sebesar 47,2 Juta Ton Tahun 2018

Emplasemen KoridorSelasa, 2 Oktober 2018
Uji Coba Kereta Barang KEK Sei Mangkei - Pelabuhan Belawan

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) semakin memperhatikan kinerja angkutan barang sebagai bisnis inti KAI selain angkutan penumpang. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya volume angkutan barang yang diangkut KAI tiap tahunnya.

“Di tahun 2016 volume angkutan barang sebesar 32,4 juta ton. Jumlah ini kemudian naik 23,7 persen pada 2017, yakni sebesar 40,1 juta ton. Tahun 2018 ¬†ditargetkan naik menjadi 47,2 juta ton. Tidak sedikit mitra kerja KAI dalam bisnis angkutan barang,” kata Dirut KAI Edy Sukmoro di Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Dikatakan, tercatat lebih dari 50 mitra yang bekerja sama dalam hal distribusi barang, lebih dari 20 komoditas barang yang difasilitasi 262 perjalanan kereta yang tersebar di pulau Jawa dan Sumatera.

“Sebagian besar angkutan barang KAI adalah berupa batu bara yakni sebesar 66% dari total komoditas barang, disusul oleh angkutan semen sebesar 14% dan peti kemas sebesar 10%,” jelas Edy.

Untuk meningkatkan kemudahan layanan angkutan barang, mejurut Edy, pihak KAI telah menghadirkan portal angkutan barang yakni https://cargo.kai.id/.

Apkikasi Rail Cargo

Di samping itu, menurut Edy, KAI berusaha untuk menerapakan aplikasi untuk mengelola dan memantau sistem bisnis angkutan barang, sehingga pada 28 September 2018 KAI meluncurkan aplikasi Rail Cargo System.

Dengan hadirnya aplikasi Rail Cargo System, tambah Edy,  maka produktifitas angkutan akan terpantau secara real time dan perekaman data lebih akurat sehingga dapat meningkatkan produktifitas pendistribusian barang menggunakan angutan KA.(helmi)

loading...