Angkasa Pura 2

Anggaran Perbaikan Landasan Bandara Palu Rp60 Miliar

BandaraRabu, 3 Oktober 2018
IMG_20181003_144405

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Perbaikan salah satu landasan yakni runway 33 Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah dianggarkan Rp60 miliar.

Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di sela update fasilitas transportasi baik Darat, Laut, maupun Udara pasca gempa dan tsunami di Palu akhir pekan lalu.

“Perbaikan itu akan dilakukan sedikitnya 1-2 bulan mengingat kerusakannya cukup mayor, sedangkan untuk perbaikan di runway 15 membutuhkan 10 hingga dua minggu,” jelas Menhub di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Dari sisi darat, terminal penumpang ditambahkan Direktur Bandar Udara Polana Banguningsih Pramesti mengalami kerusakan karena adanya tanah yang bergerak pasca gempa.

“Butuh rekonstruksi untuk terminal penumpang dan akan memakan waktu 3-4 bulan,” tuturnya.

Namun begitu, untuk sementara ini area yang aman digunakan untuk screening, chek in dan lain sebagainya.

Menhub menyatakan, untuk perbaikan terminal bandara akan menggunakan anggaran hingga Rp10 miliar saja.

“Karena penggantiannya tidak terlalu besar seperti plafom dan kaca,” kata dia.

Terkait penerbangan, biasanya di Bandara Mutiara terdapat 40 pergerakan setiap harinya. 20 tinggal landas dan 20 mendarat.

“Untuk penerbangannya, sejak hari kedua sudah mulai pulih untuk urusan kemanusiaan dan di hari ketiga pasca gempa sudah dapat melayani penerbangan komersil,”

Namun begitu, dituturkannnya, penerbangan untuk kemanusiaan tetap akan dilaksanakan dan bandara dibuka 24 jam. Slotnya juga akan dibagi antara komersil dan bantuan kemanusiaan pasca gempa. (omy)