Angkasa Pura 2

Ditjen Hubla Kirim 600 Ton Bantuan untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala

DermagaKamis, 4 Oktober 2018
IMG_20181004_154315

IMG_20181004_160145

JAKARTA (beritatrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengirimkan 600 ton bantuan untuk para korban gempa dan tsunami Palu-Donggala, Sulawesi Tengah menggunakan KM Camara Nusantara 3 melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (4/10/2018) sore.

“Jumlah bantuan itu hasil penggalangan bantuan dari tiga Posko Peduli Palu-Donggala,” kata Kepala Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Capt. Sudiono, mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H Poernomo melepaskan pengiriman bantuan.

Ketiga Posko Peduli Palu-Donggala tersebut adalah Posko Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Posko Kantoe Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, dan Posko Biro Umum Kementerian Perhubungan.

Barang-barang yang dikirim antara lain berupa beras, mie instan, air mineral, selimut, pembalut wanita, pampers bayi, sarung dewasa, pakaian layak pakai, kue kering, susu bayi, handuk, pakaian bayi, makanan bayi, minuman kotak, minuman kaleng, obat-obatan, pakaian dalam, sarung, kain panjang, pakaian anak-anak, sandal jepit, dan makanan kaleng.

“Kapal akan tiba ke Pelabuhan Pantoloan sekitar minggu malam. Sehingga barang-barang bantuan tersebut sudah bisa dibongkar pada Senin pagi,” kata Capt. Sudiono.

Kepala Bagian Tata Usaha Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok Sri Rejeki Budi Rahayu menambahkan, Posko Peduli Palu-Donggala Syahbandar Utama Tanjung Priok sendiri berhasil mengumpulkan 11 ton beras hanya dalam dua hari.

“Banyak pihak yang berminat memberikan bantuan, sehingga kami tetap akan membuka posko ini untuk memfasilitasi para dermawan yang hendak memberikan bantuan,” kata Sri Rejeki.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Capt. Hermanta, Kepala Distrik Navigasi Tanjung Priok M Ali Malawat, Kasubdit Angkutan Laut dalam Negeri Capt. Wisnu Handoko, Kepala Bagian Humas dan Organisasi Ditjen Hubla Gusrionald, Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Priok Muchlis Tohepally, Kepala KSOP Marunda Yoserizal, dan para pejabat terkait lainnya. (aliy)

loading...