Angkasa Pura 2

Pemda Perlu Kembangkan Angkutan Umum Dengan Dana APBD Seperti Pemprov Bengkulu

KoridorMinggu, 7 Oktober 2018
IMG-20181007-WA0031

IMG-20181007-WA0029

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Model pelayanan angkutan umum oleh anggaran Pemda harus lebih dimarakkan lagi di Indonesia. Dari ratusan Pemda di Indonesia, banyak yang tidak mempunyai  angkutan umum.

Pemprov Bengkulu menjadi pionir pelayanan transportasi umum dengan menggunakan dana APBD. Pemda lain di Indonesia bisa meniru dan mengadopsi  sistem di Pemprov Bengkulu ini.

“Faktanya, rakyat sangat termasuk Bengkulu  membutuhkan sarana angkutan umum tersebut,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Minggu (7/10/2018).

Fenomea saat ini, lanjut dia,  banyak warga lebih memilih beraktivitas menggunakan sepeda motor, meski rawan kecelakaan.

“Tidak harus gratis, tapi murah buat publik. Layanan angkutan umum merupakan kebijakan publik yang harus lebih digiatkan lagi di daerah,” jelas Djoko.

Menurut dia, sejauh ini sesadaran kepala daerah  untuk menyediakam transportasi umum masih minim sekali.

Angkutan umum hanya dijadikan media kampanye sebelum pilkada, akan membangun ini dan itu. “Tetapi setelah terpilih dan berkuasa sebagai kepala daerah, hampir tak ada angkutan umum yang dibangun,” kritik Djoko.

Akan tetapi, sebut  Djoko, upaya Gubernur Bengkulu mengalokasikan APBD membuat layanan transportasi umum perlu diapresiasi.

“Semoga ke depan bisa bertambah banyak transportasi umum di daerah yang lebih humanis,” tegas Djoko.

Pemprov Bengkulu menjadi prionir dalam membangun angkutan umum dan mengalokasikan APBD-nya untuk memgoperasikan angkutan umum di wilayahnya.(helmi)

loading...