Angkasa Pura 2

Pengamat Minta Pertamina Perbanyak Pasokan BBM ke Palu dan Sulteng

Energi KoridorMinggu, 7 Oktober 2018
FB_IMG_1538616431020

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Pertamina mesti memperbanyak lagi volume BBM yang didistribusikan dengan segala cara baik melalui darat, udara, dan laut, agar kegiatan dan ekonomi masyarakat di Papu dan Donggala Sulteng segera pulih kembali

“Pengiriman BBM melalui jalur laut bisa lebih mudah dan banyak menjangkau masyarakat terdampak ketimbang udara,” kata pengamat energi, Mamit Setiawan di Jakarta, kemarin.

Meski ada keterbatasan akses transportasi, saya kira Pertamina sudah berupaya maksimal mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan BBM bagi masyarakat terdampak gempa.

Menurut Mamit, dengan kendala jalan darat yang kurang memungkinkan. Pertamina sudah menempuh beberapa alternatif melalui jalur udara dan laut, guna memasok BBM bagi masyarakat.

Pertamina juga harus memasok BBM untuk kebutuhan pembangkit serta genset PT PLN (Persero) untuk menerangi khususnya rumah sakit dan posko pengungsian.

“Penggunaan pesawat jenis air tracktor merupakan solusi sementara yang cukup efektif dalam rangka pemulihan awal untuk bahan bakar transportasi dan listrik,” kata Mamit yang juga  peneliti Energy Watch Indonesia (EWI) itu.

Dia menambahkan pengiriman sejumlah SPBU portable juga efektif menembus masyarakat terdampak yang cukup jauh dan sulit.

Empat Kapal Tanker

Sebelumnya, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito, dalam siaran pers menyebutkan, beberapa kapal tanker pembaqa BBM ke Palu dan Donggala sudah mulai berdatangan.

Kapal tanker MT Lamiwuri sudah tiba dan sandar di Dermaga Terminal BBM Pertamina di Donggala, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10).

“Ini adalah tanker kedua yang berhasil disandarkan di Terminal BBM Donggala setelah MT Karmila,” kata Adiatma lagi.

MT Karmila dengan membawa 1,2 juta liter BBM jenis premium melakukan bongkar muat di Donggala, Sulawesi Tengah pada Rabu (3/10).

Sementara, menurut Adiatma, tanker Lamiwuri yang membawa tiga juta liter BBM jenis avtur dan solar, akan makin memperkuat stok BBM untuk Palu dan sekitarnya.

MT Lamiwuri merupakan bagian dari empat tanker yang dikerahkan Pertamina untuk memasok BBM di wilayah yang terdampak gempa bumi dan tsunami pekan lalu.

Keempat kapal tanker dengan membawa berbagai jenis BBM dengan total volume 11,2 juta liter berdatangan di Donggala pada Kamis (4/10) hingga Jumat kemarin.(helmi/berbagai sumber)