Angkasa Pura 2

Mampu Tampung 7 Juta Penumpang, Pembangunan Terminal Bandara Moses Kilangin Timika Ditargetkan Selesai 2020

Bandara SDMSelasa, 9 Oktober 2018
IMG-20181009-WA0027

IMG-20181009-WA0029

TIMIKA (BeritaTrans.com) – Bandara Moses Kilangin Papua tengah dikembangkan menjadi bandara yang representatif dan siap untuk mendukung pelaksanaan PON ke Papua mendatang.

Bandara Moses Kilangin tengah membangun terminal dengan kapasitas sekitar 7 juta penumpang per tahun. Luas bangunan terminal mencapai 21.000 m2.

Bangunan terminal disiapkan untuk dua lantai, dilengkapi ruang tunggu, ruang VIP, counter check in dan kantor maskapai penerbangan.

IMG-20181009-WA0035

Targetnya tahun 2020 pembangunan Terminal Bandara Moses Kilangin Timika Papua akan selesai dan bisa digunakan untuk umum.

Demikian terungkap dalam kunjungan kerja Irjen Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Wahju Satrio Utomo didampingi Inspektur I M. Anto Julianto dan Inspektur IV  Imam Hambali beserta staf ke Bandara Moses Kilangin, Timika Selasa (9/10/2018).

Tommy, sapaan akrab Irjen Kemenhub itu bersama tim melihat langsung perkembangan pembangunan Terminal Bandara Moses Kilangin.

Didampingi Kepala UPBU Moses Kilangin Mahendra dan staf langsung, Tommy dan tim meninjau progres fisik pembangunan terminal bandara tersebut.

“Pembangunan terminal diproyeksikan selesai tuntas tahun 2020 dengan luas 21.000 m2. Jika semua selesai dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung termasuk akses jalan, area parkir mobil,” sebut Mahendra.

IMG-20181009-WA0028

Penerbangan Reguler dan charter

Selama ini, Bandara Moses Kilangin Timika digunakan untuk penerbangan komersial dengan pesawat besar seperti Boeing 747-800 Garuda Indonesia dilayani di Terminal Freeport International.

Sementara, di Terminal UPBU Moses Kilangin baru melayani penerbangan reguler dengan pesawat kecil atau charter. Penerbangan reguler dan Charter di Timika tercatat beberapa maskapai nasional dan lokal sudah melayani penerbangan dari dan menuju Timika, Papua.

Mereka itu adalah Garuda Indonesia dengan dua flight per hari, selain penerbangan interpapua. Selain itu, maskapai Sriwijaya Air, NamAir dan TriganaAir juga melayani penerbangan ke Timika Papua.

Selebihnya adalah maskapai kecil dengan pesawat ATR, Cessna jenis Caravan dengan kapasitas 12 orang bahkan helikopter. Pesawat itu dioperasikan berbagai maskapai, seperti Susi Air, Dimonimair Airfast, bahkan Pelita Airservice, anak perusahaan Pertamina juga beroperasi di Bandara Moses Kilangin, Timika.(helmi)

loading...